Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Satu Nelayan Pantai Pasut Belum Ditemukan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Satu dari dua nelayan asal Banjar Pasut, Desa Tibubiyu, Kecamatan Kerambitan, Tabanan yang digulung ombak Pantai Pasut, sejak Kamis (22/7) lalu hingga Minggu sore (25/7) pukul 16.22 Wita belum ditemukan. Pecarian terhadap I Made Sandia (50) pun terus dilakukan oleh tim gabungan Polairud, Basarnas, dan masyarakat setempat.
Informasi di lokasi kejadian menyebutkan setelah korban I Made Sudira Jumat sore lalu ditemukan, petugas sempat melihat bayangan korban yang lainya I Made Sandia.Karena kondisi saat itu hari sudah gelap dan ombak semakin membesar, maka diputuskan pecarian dilakukan keesokan harinya yakni Sabtu (24/7).
Setelah dilakukan pencarian Sabtu lalu, di lokasi dimana bayangan tubuh korban Sandia dilihat sehari sebelumnya ternyata sudah tidak ada lagi. Hal ini disebabkan karena ombak besar yang disertai dengan hujan.Pencarian terhadap korban Sandia kemudian dilanjutkan Minggu (25/7) yang juga terkendala hujan dari pagi hingga sore.
“Kami masih melakukan pencarian dengan menyisir daerah timur dan barat lokasi kejadian,” jelas salah satu petugas yang ikut melakukan pencarian.Sementara I Made Sudira (50) sudah ditemukan Jumat sore (23/7) lalu. Sudira ditemukan dengan kondisi tewas mengenaskan.Peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 11.45, Kamis (22/7) lalu ketika kedua nelayan asal Banjar Pasut, Desa Tibubiyu ini nekat memasang bubu (kerajang) penangkap udang ke tengah lautan.
Saat itu keduanya dibantu I Komang Sandi Putra (21) anak salah satu korban mendorong perahu dari bibir pantai. Belum sampai di tengah, gelombang besar kemudian menghantam perahu yang ditumpangi keduanya. Tak ayal keduanya pun hilang digulung ombak.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 413 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 359 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 307 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 226 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun