Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Indonesia Harus Bentuk Lembaga Pengelola REDD
BERITABALI.COM, BADUNG.
Lembaga Konservasi WWF Indonesia meminta kepada Pemerintah untuk segera membetuk badan pengelola pelaksana sistem Pengurangan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan (REDD).Pembentukan lembaga ini bertujuan untuk melakukan pengawasan, evaluasi dan monitoring implementasi REDD di Indonesia.
Direktur Eksekutif WWF Indonesia Dr. Efransjah pada keteranganya di sela-sela dialog Kerjasama kehutanan Asia di Nusa Dua (6/8) menyatakan lembaga REDD juga mempunyai peran pengembangan aksi REDD secara periodik sehingga REDD berkelanjutan.Di sisi lain REDD juga berperan dalam pengaturan hasil atau keuntunga dari REDD sehingga terjadi pembagian hasil yang merata.
Distribusi pedapatannya untuk siapa dan dapat apa? Sekarang kita heran ada pendapatan satu juta dolar dua juta dolar , itu nanti siapa yang dapat, itu pertanyaan, tegas Dr. EfransjahDirektur Eksekutif WWF Indonesia Dr. Efransjah menegaskan pemerintah Indonesia harus mempercepat lahirnya konsep skema implementasi dari REDD.
Paling lama dalam enam bulan kedepan Indonesia seharusnya telah memiliki konsep implementasi REDD dan lembaga pengelola REDD, sebab cukup banyak negara di dunia yang melihat bahwa Indonesia adalah negara yang paling potensial dalam implementasi REDD.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3338 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan