Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
Nyamar Jadi Pecalang, Polisi Tembak Maling
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Maling asal Pegayaman Buleleng kembali ditarget aparat kepolisian. Tersangka Nursalim (28), ditangkap aparat kepolisian setelah beraksi di 14 TKP. Kedua kakinya ditembak karena kabur saat dikejar polisi.
Menurut Kapolsek Denpasar Selatan AKP Gde Ganefo SH, tersangka Nursalim ditarget karena terlibat serangkaian pencurian di wilayah Sanur, Kuta Selatan, Kuta dan Denpasar barat.
Tersangka merupakan target operasi pencurian kekerasan dan pencurian pemberatan, jelas Kapolsek pada Minggu (08/08).Tersangka Nursalim, kata Kapolsek, sudah ditarget sejak setahun lalu, pasca penangkapan temannya bernama Aviv yang kini ditahan di Poltabes Denpasar.
Maling yang satu ini cukup pintar menghilangkan jejak. Selalu berpindah tempat tinggal. Akibatnya, polisi selalu sulit membekuknya.Dia punya dua kamar kos, satu khusus naruh barang curian dan satunya kamar tidur, ucapnya.Upaya polisi tidak sia sia, setelah menerima informasi bahwa tersangka Nursalim baru 3 hari tinggal di Jalan Pulau Singkep, Pemogan Denpasar.Polisi kemudian bergerak cepat memantau kamar kos tersangka dari kejauhan.
Polisi pun tidak gegabah melakukan pengerebekan. Pasalnya, tersangka Nursalim bisa kabur bila melihat polisi. Salah satu cara untuk menangkap tersangka adalah berpura pura menyamar sebagai pecalang setempat.Anggota pura pura jadi pecalang dan masuk ke kosan tersangka. Semacam pemeriksaan Kipem-lah. Nah begitu ditanya kipem dan dia mengakui nama Nursalim langsung ditangkap, beber mantan Kasat Intelkam Polres Gianyar.Kapolsek mengatakan, kedua kaki tersangka ditembak karena berusaha kabur saat menunjukkan barang bukti di kawasan Sanur.
Dia sulit ditangkap dan daripada kabur terpaksa anggota lepaskan tembakan peringatan. Tapi dia tetap kabur dan kakinya ditembak, jelasnya.Kepada polisi tersangka mengaku telah beraksi di 14 TKP di kawasan Sanur (6 lokasi), Kuta (1 lokasi), Kuta Selatan (4 lokasi) dan Denpasar barat (3 lokasi). Hanya saja, barang bukti yang diamankan hanya 2 HP Nokia, uang Rp 1 juta dan kalung emas.Sementara barang curian lainnya sudah dijual dengan harga bervariasi antara Rp 400- 2 juta.
Adapun barang curian meliputi laptop dan berbagai jenis HP.Tersangka beraksi bersama Aviv di 14 TKP. Barang bukti kebanyakan laptop dan HP dan sebagian sudah terjual. Masih kita kembangkan penyelidikan, ungkapnya.Menurut Kapolsek, aksi pencurian dilakukan tersangka sejak 8 Bulan lalu. Aksi pencurian cenderung menyasar ke kamar kos-kosan dan bermodus pencongkelan.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8538 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5894 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3696 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2530 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar