Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Korban Ngaku Dibius dan Diperkosa di WC Sekolah

Rabu, 18 Agustus 2010, 18:17 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Aksi pemerkosaan terhadap siswi Sekolah Dasar kembali terjadi di Denpasar. Seorang siswi kelas 6 sekolah dasar di Denpasar Bali diperkosa oleh seorang pria bertopeng hingga hamil tujuh bulan. Korban mengaku aksi pemerkosaan dilakukan di kamar mandi sekolah. 

Aksi pemerkosaan hingga menyebabkan kehamilan seorang siswi sekolah dasar ini baru dilaporkan seminggu lalu oleh warga sekitar rumah korban ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Bali.

Sebelumnya warga sekitar rumah korban di Jalan Cenigan Sari Sesetan merasa curiga dengan kondisi perut korban yang terus membuncit.Hasil penelusuran KPAID Bali selanjutnya menemukan hal yang mengejutkan. Aksi perkosaan ini ternyata sudah terjadi tujuh bulan lalu namun dirahasiakan oleh keluarga korban dan tidak dilaporkan kepada polisi.

Korban asal Nusa Tenggara Timur yang kini sudah tamat SD ini kemudian diamankan oleh KPAID Bali ke sebuah tempat aman yang lokasinya dirahasiakan .

 

Di rumah penampungan ini korban yang kini tengah hamil tujuh bulan dirawat baik fisik maupun psikis sambil menunggu proses kelahirannya, jelas Ni Putu Suartini, anggota KPAID Bali, hari ini (18/8).Dari hasil wawancara yang dilakukan KPAID terhadap korban, korban mengaku aksi pemerkosaan dilakukan oleh seorang pria bertopeng yang tidak dikenalnya.

Korban mengaku dibius dan diperkosa di kamar mandi sekolah, kita belum bisa memastikan sekolah mana yang dimaksud, apa di sekolah korban di SD 18 Sesetan Denpasar atau sekolah lain. Tapi korban mengaku ia diperkosa seorang pria bertopeng dalam keadaan tak sadar saat kondisi sekolah sudah sepi. Saat tersadar dia mendapati tubuhnya sudah telanjang. Semua keterangannya masih kita dalami, papar Suartini.

Kasus perkosaan anak ini kini sudah dilaporkan ke Poltabes Denpasar. Sejumlah petugas Reserse Kriminal Poltabes Denpasar juga sudah turun ke lapangan guna melakukan penyelidikan. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami