Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Ibu RT Tewas Usai Senggol Truk Taktis TNI
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Leli Apriliani (33) asal Malang, Jawa Timur tewas mengenaskan setelah motornya menyenggol truk taktis milik TNI, di Jalan Raya Sesetan, pada Senin (4/10) pagi. Supir truk, Haryoso Mulyo (44), PNS Sidam Udayana, kini masih menjalani pemeriksaan di ruangan penyidik Sat. Lantas Poltabes Denpasar.
Tabrakan berawal saat korban mengendarai motor DK 5292 XU melaju dari arah selatan. Nah, di depannya terdapat truk taktis TNI nopol 8000 IX. Korban bermaksud menyalip truk dari jalur kanan.
Tapi saat menyalip, tiba-tiba dari arah berlawanan muncul mobil pick-up yang tidak diketahui identitasnya, jelas Kasatlantas Poltabes Denpasar AKP Bima Arya Viyasa SiK.
Sehingga, mobil itu pun menyenggol motor korban hingga korban jatuh ke kiri. Terang saja, jatuhnya korban itu membentur truk taktis yang dikemudikan Haryoso, warga yang tinggal di Prajaraksaka F 22, Kepaon, Denpasar. Akibatnya, korban terjatuh kesebelah kiri dan kepalanya membentur bak truk.
Peristiwa itu mengakibatkan korban mengalami luka lecet di dahi, perut, pelipis kanan dan patah pergelangan kaki kiri. Namun, sebelum dirawat intensif di RSUP Sanglah korban tewas. (Spy)
Reporter: Diskominfo Buleleng
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4520 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2335 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1982 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1601 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun