Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 17 Juni 2026
Dua Dusun Teridentifikasi Rawan
Beritabali.com, Lemukih
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pasca kerusuhan kedua, di Desa Lemukih Kecamatan Sawan Buleleng, Kepolisian semakin memperketat penjagaan dan pengamanan. Dua dusun teridentifikasi rawan dengan aksi penyerangan dan pembakaran rumah.
Jajaran Polres Buleleng, Sabtu (23/10) mengidentifikasi dua dusun yang dianggap rawan dengan aksi penyerangan dan pembakaran rumah tersebut, diantaranya Dusun Nyuh dan Dusun Buah Banjah. Untuk mengantisipasinya, kekuatan pengamanan dari kepolisian disiagakan secara penuh di kedua dusun itu.
Pengamanan dikosentrasikan di sekitar Dusun Nyuh dan Dusun Buah Banjah, ini untuk mengantisipasi situasi yang semakin berkembang terutama pada malam hari, dua dusun ini biasanya rawan dengan gerakan penyerangan dan pembakaran, ungkap Kapolsek Sawan, AKP. Nyoman Kartika.
Kekuatan pengamanan dibandingkan dengan kerusuhan sebelumnya kini berlipat ganda sebagai upaya untuk mampu menyusuri beberapa titik-titik rawan, lantaran kawasan di Desa Lemukih berbukit dan berada dipinggir hutan.
Memang personil yang terlibat kali ini lebih banyak dibandingkan pengamanan sebelumnya, ujar Kartika.
Selain menyiagakan seluruh personil di Jajaran Polres Buleleng, kekuatan Pasukan Brimob Polda Bali dan Pasukan Dalmas Sat Samapta Polres Jembrana serta Pasukan Dalmas Sat Samapta Polres Karangasem tetap disiagakan secara penuh dengan melakukan patroli di sejumlah titik rawan.
Tercatat sekitar 500 Polisi, diterjunkan untuk mengamankan Desa Lemukih pasca aksi pembakaran 16 rumah yang disertai aksi penganiayaan terhadap salah satu warga dari pemegang sertifikat. Selain itu seratus personil dari masing-masing Polsek dan Polsektif tetap disiagakan di Mapolres Buleleng. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun