Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
Berkasus, Pabrik Kompos Tetap Jalan
Beritabali.com,
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Meski pabrik pengolah sampah menjadi kompos di Dusun Peh, Kaliakah, Negara memakan korban empat orang menjadi terpidana namun pabrik tersebut tetap beroperasi dan belum disegel. Hanya saja pengolahan sampah tersebut dilakukan secara manual lantaran mesinnya mengalami kerusakan sejak tiga tahun lalu. Kini, kondisi mesin seharga Rp. 2,3 miliar tersebut tampak tidak terawat.
Koordinator Pengolahan Sampah pada Pabrik Kompos Perusda Jembrana, Suderman ketika ditemui awak media, Rabu (1/12) membenarkan kalau pengolahan sampah dilakukan secara manual.
“Unit kompos tetap beroperasi hanya saja secara manual karena mesinya rusak sejak lama, bahkan sebelum saya tugas disini,“ ujarnya.
Suderman menambahkan, pihaknya tidak memiliki cukup biaya untuk memperbaiki mesin tersebut.
“Alat yang rusak harus didatangkan dari Jepang sehingga butuh biaya besar,” tandasnya.
I Komang Mawi, teknisi mesin kompos yang mendampingi Suderman menambahkan bagian yang rusak pada mesin kompos tersebut pada rantai conveyor dan alat mengaduk sampah.
Agar unit usaha kompos ini tetap berjalan, Suderman mengaku mempekerjakan 18 orang karyawan yang bekerja dalam sistem shift untuk mengolah sampah yang menjadi kompos secara manual.
Suderman juga menambahkan, pengolahan secara manual dilakukan dengan mencampur serbuk gergaji, kotoran ternak dengan DM 2000 yang kemudian difermentasi.
“Bahan-bahan kompos itu kita beli karena sampah dari TPA tak bisa kita kelola lantaran harus memilah lagi sehingga tidak praktis. Untuk lebih praktisnya kita beli dan kelola bahan terus hasilnya berupa kompos dijual,” ujarnya.
Untuk sebulan, tambah Suderman, bisa menjual 20 karung dan 100 zak ukuran 3 kg dengan harga Rp. 650 perkilogramnya.
“Modalnya hanya Rp. 300 perkilo. Sebenarnya untungnya lumayan namun karena dikerjakan manual sehingga hasilnya tidak terlalu banyak,” pungkasnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3386 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1734 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 803 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan