Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 2 Juli 2026
Empat Kandidat Malas Turunkan Atribut
Beritabali.com, Negara
Jumat, 24 Desember 2010,
21:34 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kendati sudah memasuki masa tenang, empat kandidat yang akan bertarung pada Pilkada Jembrana “malas” membersihkan atribut kampanye yang telah bertengger lebih dari sebulan lamanya. Demi aman dan tertibnya perjalanan Pilkada, Panwaslu bersama KPUD serta Satpol PP Jembrana terpaksa turun tangan untuk membersihkan.
Pembersihan atribut kampanye, Jumat (24/12) dilakukan di sepanjang jalan Denpasar-Gilimanuk. Tidak satupun atribut kampanye milik para kandidat yang masih tersisa. Sejumlah pamflet yang terpasang di pohon perindang juga tidak luput dari pembersihan.
Sejumlah baliho ukuran jumbo juga dibabat kendati aparat Satpol PP harus rela memanjat tiang baliho yang cukup tinggi.
“Selalu saja seperti ini. Setiap ada pemilihan, tidak satupun kandidat yang sadar akan kewajibannya ketika memasuki masa tenang untuk membersihkan atribut kampanye. Padahal itu yang pasang kan tim suksesnya sendiri,” gerutu salah seorang warga Kelurahan Tegalcangkring, Mendoyo yang kebetulan menyaksikan aksi “bersih-bersih” tersebut, Jumat (24/12).
Anggota KPU Pokja Kampanye, Pande Made Ady Mulyawan seusai operasi penertiban mengatakan, pembersihat atribut kampanye ini dilakukan berdasarkan peraturan dan rekomendasi dari Panwaslu serta kesepakatan dari para kandidat.
Menurut Ady, sesuai dengan ketentuan, H-3 menjelang coblosan, para kandidat harus membersihkan atribut kampanyenya masing-masing.
“Semestinya atribut-atribut ini dibersihkan oleh masing-masing kandidat. Sesuai ketentuan, H-3 atribut itu sudah dibersihkan tapi nyatanya masih banyak kita temukan atribut-atribut kandidat yang masih terpasang di tempat-tempat umum. Mungkin mereka lupa atau bagaimana, makanya kita langsung turun kelapangan bersama Panwaslu dengan bantuan Satpol. PP,“ terangnya.
Untuk atribut kampaye yang dipasang di sekretariat pengusung calon, Ady memberikan toleransi hingga H-1 (Minggu,26/12,red).
“Jika belum dibersihkan oleh kandidat maka akan diturunkan oleh petugas KPPS. Kita harapkan kesadaran para kandidat untuk menghormati peraturan dan kesepakatan itu,“ harapnya. (dey)
Pembersihan atribut kampanye, Jumat (24/12) dilakukan di sepanjang jalan Denpasar-Gilimanuk. Tidak satupun atribut kampanye milik para kandidat yang masih tersisa. Sejumlah pamflet yang terpasang di pohon perindang juga tidak luput dari pembersihan.
Sejumlah baliho ukuran jumbo juga dibabat kendati aparat Satpol PP harus rela memanjat tiang baliho yang cukup tinggi.
“Selalu saja seperti ini. Setiap ada pemilihan, tidak satupun kandidat yang sadar akan kewajibannya ketika memasuki masa tenang untuk membersihkan atribut kampanye. Padahal itu yang pasang kan tim suksesnya sendiri,” gerutu salah seorang warga Kelurahan Tegalcangkring, Mendoyo yang kebetulan menyaksikan aksi “bersih-bersih” tersebut, Jumat (24/12).
Anggota KPU Pokja Kampanye, Pande Made Ady Mulyawan seusai operasi penertiban mengatakan, pembersihat atribut kampanye ini dilakukan berdasarkan peraturan dan rekomendasi dari Panwaslu serta kesepakatan dari para kandidat.
Menurut Ady, sesuai dengan ketentuan, H-3 menjelang coblosan, para kandidat harus membersihkan atribut kampanyenya masing-masing.
“Semestinya atribut-atribut ini dibersihkan oleh masing-masing kandidat. Sesuai ketentuan, H-3 atribut itu sudah dibersihkan tapi nyatanya masih banyak kita temukan atribut-atribut kandidat yang masih terpasang di tempat-tempat umum. Mungkin mereka lupa atau bagaimana, makanya kita langsung turun kelapangan bersama Panwaslu dengan bantuan Satpol. PP,“ terangnya.
Untuk atribut kampaye yang dipasang di sekretariat pengusung calon, Ady memberikan toleransi hingga H-1 (Minggu,26/12,red).
“Jika belum dibersihkan oleh kandidat maka akan diturunkan oleh petugas KPPS. Kita harapkan kesadaran para kandidat untuk menghormati peraturan dan kesepakatan itu,“ harapnya. (dey)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026