Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Kejari Denpasar Bongkar Dugaan Korupsi Jamkrindo
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Aparat Kejaksaan Negeri Denpasar berhasil membongkar kasus dugaan korupsi pembangunan gedung baru Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) cabang Denpasar. Total uang negara yang dicuri dalam kasus ini sebanyak Rp 1 milyar.
"Saat ini kita tengah melakukan upaya penyelidikan mendalam terhadap kasus dugaan korupsi di Jamkrindo, untuk sementara kita baru punya 1 calon tersangka. Ini bisa berkembang menjadi beberapa tersangka lagi," jelas Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar, Heru Sriyanto (18/1).Menurut Heru, kasus dugaan korupsi di Jamkrindo cabang Denpasar ini terbongkar berkat adanya laporan dari masyarakat.
"Ada laporan pembangunan gedung Jamkrindo Cabang Denpasar di jalan Hang Tuah tidak sesuai dengan spek. Dalam tender, pembangunan gedung ini dianggarkan senilai Rp 2,6 milyar," jelas Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Denpasar, Albertus Napitupulu.
Pembangunan gedung baru Jamkrindo di jalan Hang Tuah, Sanur, Denpasar, dikerjakan oleh kontraktor PT PP Dirganika. Pembangunan gedung dimulai tahun 2009 dan diresmikan pada 2010 lalu.
Jamkrindo merupakan badan usaha milik Negara atau BUMN dengan anak cabang di beberapa daerah termasuk di Denpasar Bali. BUMN ini bergerak di bidang jasa penjaminan kredit nasabah bank, bekerja sama dengan beberapa bank terkemuka di Indonesia.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 651 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 610 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 458 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 445 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik