Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Saksi Sengketa Pilkada Jembrana Kelimpungan

Rabu, 19 Januari 2011, 22:44 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Ditahannya mantan Bupati Jembrana, I Gede Winasa membuat puluhan saksi sengketa Pilkada Jembrana dari kubu pemohon (Patriana-Subanda dan Kartikajaya-Cipta Negara) kelimpungan. Pasalnya, untuk mengikuti persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK), mulai dari transportasi Bali-Jakarta plus akomodasi selama di Jakarta didanai oleh Winasa.

Dari informasi yang diperoleh, Rabu (19/1), puluhan saksi pemohon dikabarkan dilanda kebingungan dan cemas setelah mendengarkan Winasa ditahan karena selama ini semua kebutuhan mereka selama mengikuti persidangan di MK ditanggung oleh Winasa. Puluhan saksi tersebut khawatir tidak bisa pulang karena tidak punya ongkos setelah "penyandang dananya" ditahan.

Kekhawatiran semakin memuncak setelah mereka tidak mendapatkan kepastian akan kepulangan mereka dari sejumlah tokoh pemohon yang mereka hubungi. "Selama ini untuk pendanaan, yang lain angkat tangan, hanya Winasa yang mendanai, tapi sekarang komunikasi terputus setelah Winasa ditahan," terang sumber Beritabali.com di Jakarta ketika dihubungi Rabu (19/1) malam.

Ketua Tim Pemenangan Patriana-Subanda sekaligus Koordinator Saksi Pemohon, Wahyu Eko Widianto dikonfirmasi, Rabu (19/1) malam mengatakan, malam tadi pihaknya sudah memulangkan 24 saksi ke Bali dan hanya menyisakan lima orang saksi di Jakarta.

"Lima saksi ini akan dihadirkan dalam sidang lanjutan di MK besok," terang Wahyu. Menurut Wahyu, pihaknya sudah mempersiapkan biaya operasional maupun akomodasi bagi kelima saksi yang tersisa. "Mereka akan pulang ke Bali seusai memberikan kesaksian di persidangan," kata Wahyu.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dey



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami