Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Pengamat Hukum : Penahanan Winasa Lamban
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Penahanan mantan Bupati Jembrana Prof I Gede Winasa oleh jajaran Sat IV Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Bali dalam kasus dugaan pengadaan mesin kompos, dinilai lamban. Demikian diungkapkan pengamat hukum, I Made Suardana SH.
Ketua Ikadin Bali ini menilai, semestinya penahanan terhadap Winasa sudah dilakukan sejak dari dulu, pasca berstatus menjadi tersangka. Penyidik memiliki kewenangan untuk melakukan penahanan, jika bukti-bukti dan keterangan saksi sudah memenuhi unsur."Tersangka Winasa terlibat tindak pidana korupsi dan ini sudah menjadi sorotan masyarakat.
Tapi mengapa baru sekarang ditahan, kenapa tidak dari dulu saat menjadi tersangka? ujarnya."Berkas sudah lengkap, pemeriksaan sudah selesai, tapi mengapa Winasa malah ditahan di Polda Bali ?,"katanya.Menurutnya, kasus ini tidak seadil dengan kasus tersangka Roberto Gamba, penadah pretima. Kasus warga Italia itu langsung dilimpahkan penyidik Polda Bali, begitu dinyatakan P21.
"Kenapa kasus Winasa ada tebang pilih ? Ada apa dengan Polda Bali," herannya.Menanggapi hal itu, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Gde Sugianyar mempersilahkan masyarakat mengkiritik kinerja aparat kepolisian. Namun pada intinya penahanan Winasa merupakan kewenangan penyidik Sat IV Tipikor Polda Bali."Penyidik memiliki kewenangan dan masih ada waktu 20 hari untuk melakukan penahanan Winasa," urainya.
Mantan Bupati Jembrana Gde Winasa, pada Minggu (23/01) kedatangan sejumlah pejabat penting, termasuk anak kandungnya, Gde Patriana Krisna, Kadek Danendra Pramarta Krisna yang akrab dipanggil Dimas.Dimas mengaku prihatin melihat kondisi bapaknya yang sakit sakitan selama meringkuk di tahanan di Polda Bali dan minta penahanan dipindah ke Jembrana.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3809 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1753 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang