Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 2 Juli 2026
Yang Menang Bersyukur, Yang Kalah Legowo
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Begitu turun putusan Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh gugatan pemohon, dua kutub yang bersaing dalam Pilkada Jembrana sama-sama mengaku puas. Pihak yang menang mengaku bersyukur, sementara pihak yang kalah mengaku legowo. Wabup Jembrana terpilih, Made Kembang Hartawan dihubungi, Kamis (27/1) pagi mengatakan, pihaknya mengaku bersyukur atas ditolaknya gugatan pemohon oleh MK.
"Langkah selanjutnya, kami akan berkonsentrasi melakukan perbaikan guna mewujudkan visi misi kami dengan mengajak seluruh komponen masyarakat. Sekarang kami fokus kerja untuk rakyat," ujarnya. Hal senada juga disampaikan salah satu anggota Tim Pemenangan Artha-Kembang, Made Sueca Antara. Politisi muda asal Desa Dangin Tukadaya ini mengatakan, ditolaknya gugatan pemohon oleh MK merupakan kemenangan seluruh masyarakat Jembrana.
"Kami juga minta semua pihak legowo menerima putusan MK, karena ini bukan kemenangan kelompok tapi kemenangan masyarakat Jembrana. Jangan lagi ada polarisasi," ujar Sueca Antara, Kamis (27/1). Sementara itu salah satu kubu pemohon, Putu Kamawijaya dihubungi Kamis (27/1) mengatakan, pihaknya legowo atas putusan MK apalagi putusan MK merupakan putusan tertinggi dalam proses Pilkada ini.
Dengan adanya Bupati dan Wakil Bupati yang definitif, Kamawijaya mengharapkan agar pemerintahan di Jembrana bisa berjalan normal. Kama Wijaya juga mengatakan, jika ada rekan-rekannya dari kubu pemohon yang kecewa atas putusan MK, agar berbesar hati karena kegagalan saat ini adalah keberhasilan yang tertunda.
"Jika ada pihak-pihak yang tidak puas atas kenyataan ini agar ikut mengkritisi pemerintahan baru ketika ada hal yang melenceng. Kita pasti dukung pemerintahan baru agar pemerintahan normal kembali. Mudah-mudahan visi misinya dijalankan dengan baik, kalau tidak sesuai mari kita kritisi," pungkas Kama Wijaya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun