Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Gelombang Besar, Nelayan Tabanan Takut Melaut
BERITABALI.COM, TABANAN.
Gelombang besar, disertai angin kecang dan hujan deras berimbas pada aktivitas nelayan Tabanan. Sejumlah nelayan takut melaut, mereka memilih memperbaiki jaring dan perahunya selama tidak melaut.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, I Nyoman Wirna Ariwangsa mengatakan hal itu, (5/2) . Cuaca ekstrem menyebabkan ikan laut di lepas pantai menyebar, sehingga sulit untuk ditangkap oleh para nelayan.
"Karena gelombang besar disebabkan angin kencang, merubah zona-zona berkumpulnya ikan. Yang membuat nelayan kesulitan mendapatkan hasil tangkapan, jelasnya. Selain, itu gelombang yang besar juga menjadi salah satu sebab banyaknya nelayan Tabanan tidak melaut.
"Kami berharap, cuaca yang tidak bersahabat ini tidak berlangsung lama. Kalau terus begini nelayan dipastikan akan tidak berani melaut, tandasnya. Saat cuaca buruk nelayan melakukan aktivitas di darat seperti memperbaiki jarring ataupun menambal perahu yang bocor.
Nelayan di sepanjang pesisir Tabanan mulai dari pantai Kedungu, Yeh Gangga, Kelating, Pasut hingga Soka disaat cuaca buruk seperti sekarang ini memilih untuk tidak melaut. Meski penghasilanya mernurun hingga 80 persen, tidak melaut dipilih untuk menghidari terjadinya korban karena kegaganasan ombak akibat cuaca ekstrem.
"Lebih baik kami isirahat dulu, menunggu cuaca baik, "tandas Pan Iluh salah satu nelayan Pantai Yeh Gangga.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4505 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2316 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1956 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1590 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1033 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun