Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kawasan Wisata Bebas Asap Rokok
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kawasan-kawasan wisata dan Hotel di Bali menurut rencana akan ditetapkan sebagai kawasan tanpa rokok (KTR). Bahkan setiap orang yang merokok sembarangan di tempat-tempat yang ditetapkan sebagai kawasan tanpa rokok, akan dikenakan sanksi hukuman kurungan maksimal 6 bulan atau hukuman denda maksimal Rp 50 juta.
Kepala Dinas Kesehatan Bali dr. Nyoman Sutedja pada keteranganya di Renon (28/2) menyatakan bukan hanya kawasan wisata, pengelola hotel juga diharapkan memberlakukan KTR di hotel masing-masing, seperti apa yang dilakukan pemerintah Thailand.
"Harapan kita pariwisata nanti ikut bersama-sama , kita ingin meniru Thailand. Jadi dia memberikan peringkat pada hotel-hotel, hotel itu ada yang menilai, kalau banyak yang merokok maka mungkin menjadi warna merah, kalau yang kurang menjadi kuning, yang bebas betul menjadi biru" ujar Nyoman Sutedja (28/2/2011).
Sutedja mengungkapkan kebijakan penetapan kawasan wisata sebagai KTR ini terkait penggodokan rancangan peraturan daerah yang mengatur Kawasan Tanpa Rokok tersebut.
Dalam rancangan perda yang memuat 8 bab dan 22 pasal itu, juga diatur beberapa tempat yang dijadikan akan Kawasan Tanpa Rokok diantaranya fasilitas layanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, terminal, maupun bandara.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5904 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan