Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
Puskesmas Dijadikan Lokasi Pemusnahan Limbah
BERITABALI.COM, BULELENG.
Setelah sekian lama bersabar akhirnya, masyarakat yang berada sekitar Puskesmas Banjar I Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng, Angkat bicara, betapa tidak keuntungan yang didapatkan dari lokasi pemusnahan limbah di Puskemas Banjar I, dianggap membawa bencana bagi warga sekitar.
[pilihan-redaksi]
"Kami sangat terganggu dengan adanya pembakaran limbah medis yang dilakukan pihak Puskesmas Banjar I. Bahkan kami juga khawatir kedapan proses pembakaran limbah medis itu akan berdampak terhadap kesehatan kami," keluh seorang warga Banjar.
Lokasi pemusnahan limbah medis merupakan limbah kririman dari sejumlah rumah sakit disekitar Buleleng. "Limbah itu bukan saja dari Puskesmas ini (Banjar-red), tapi lebih banyak dikirim dari luar Banjar," ungkapnya lagi.
Bahkan dari hasil itu, lanjutnya, pihak pengelola limbah medis dari Puskesmas mendapat keuntungan yang tidak sedikit. "Mereka untung sedang kami terancam penyakit,"imbuhnya kesal.
Hal ini, diamini oleh salah seorang petugas di lokasi, Dewa Putu Widiadnyana (31) asal Dusun Sekar, Desa Banjar, ia mengatakan melakukan pembakaran sampah berkisar satu hingga dua minggu sekali itupun jika ada sampah kiriman. Sedangkan besaran volume limbah medis yang dibakar tidak pasti.
Menurut informasi, beberapa rumah sakit yang memanfaatkan lokasi pemusnahan limbah medis di Puskesma Banjar itu yakni, RSUD Singaraja, RS Karya Husada, Singaraja, RS Parama Sidhi dan RS Shanti Graha Seririt.
Rumah sakit tersebut melakukan kontrak yang dituangkan dalam MoU dalam hal pemusnahan limbah medis tersebut. Dalam perjanjian kerja sama itu disebutkan besaran biaya yang dibayar pihak rumah sakit yakni Rp 8 ribu perkilogramnya. Diperkirakan tiap rumah sakit mengirimkan limbahnya ke lokasi rata-rata 2 Kg -10 kg/perhari.
Sedangkan menurut Kepala Puskesmas 1 Banjar, Drg. Putu Novara Sana saat di konfirmasi Jumat (18/3), membenarkan adanya kegiatan pembakaran limbah medis diareal Puskesmas yang dipimpinnya."Benar kita memiliki peralatan memusnahkan limbah medis,"terangnya. Namun,katanya,proses pemusnahan itu tidak membahayakan terlebih mengancam kesehatan warga sekitar.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8538 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5894 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3697 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2530 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar