Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 24 September 2026
Pembangunan Jalan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
DPRD Bali mendesak Pemerintah Kabupaten Badung agar segera koordinasi melakukan pembebasan lahan untuk jalan "underpass" (bawah tanah) di simpang Dewa Ruci, Kecamatan Kuta tersebut.
[pilihan-redaksi]
"Kami berharap Pemkab Badung berkoordinasi dan segera dapat melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan proyek jalan 'underpass' simpang Dewa Ruci menuju Nusa Dua dan Bandara Internasional Ngurah Rai," kata anggota Komisi III DPRD Bali, I Gusti Lanang Bayu Wibiseka saat dikonfirmasi Beritabali.com, Kamis (24/3).
Ia mengatakan, desakan kepada Pemkab Badung untuk segera melakukan pembebasan lahan tersebut, mengingat pembangunan jalan itu sangat vital untuk mengurai kemacetan lalu lintas di wilayah jalan simpang Dewa Ruci.
"Ini perlu koordinasi yang lebih matang, sehingga dapat terwujud jalan tersebut. Apalagi terkait pendanaan untuk proyek pembangunan sudah dianggarkan," kata Bayu Wibiseka yang saat ini melakukan kunjungan kerja di Batam, Kepulauan Riau itu.
Menurutnya, apapun yang akan dibangun pemerintah, pihaknya pasti mendukung. Asalkan sudah berdasarkan kajian dan tidak sampai merugikan warga masyarakat.
"Pada prinsipnya dewan setuju dengan pembangunan jalan tersebut. Apalagi di kawasan simpang Dewa Ruci lalu lintas sangat krodit. Terlebih kegiatan APEC tahun 2013 akan digelar di Bali. Dengan demikian kita berharap tidak ada lagi kemacetan di jalur tersebut," kata politisi Golkar asal Kabupaten Karangasem ini.
Sebelumnya, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional VIII Bina Marga Pekerjaan Umum, Susalit Alius CAS mengatakan, pembangunan dan pembebasan lahan jalan "underpass" simpang Dewa Ruci sudah disiapkan dana sebesar Rp. 311 miliar. Tetapi pembangunan jalan untuk solusi kemacetan di jalur terpadat ini belum bisa dilakukan akibat terkendala lahan.
Susalit mengatakan, jalan yang mencapai 435 meter diperkirakan menelan dana sebesar Rp. 311 miliar.
"Dana pembangunan jalan 'underpass' Rp. 261 miliar sudah siap. Begitu juga dana pembebasan lahan pun sudah disiapkan," katanya.
Dikatakan, kesiapan dana ini tidak serta merta digunakan untuk membangun karena pembebasan lahan belum jelas. Rencananya kontrak pembangunan dilaksanakan pada bulan Juli 2011.
"Hingga kini belum ada kejelasan dari Pemkab Badung soal lahan yang akan digunakan untuk membangun jalan itu. Untuk itu kami perlu kejelasan dari pihak Pemkab Badung soal lahan yang akan digunakan untuk jalan 'underpass'," kata Susalit.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8329 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5759 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3602 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2434 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar