Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bali Minta Impor Daging Sapi Dihentikan

Beritabali.com, Denpasar

Selasa, 9 Agustus 2011, 07:15 WITA Follow
Beritabali.com

google.co.id/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Renon. Bali meminta pemerintah pusat menghentikan impor sapi dan daging sapi. Namun jika impor sangat diperlukan maka jumlah impor dibatasi dan hanya untuk kalangan tertentu seperti perhotelan.

Kepala Dinas Peternakan Bali Putu Sumantra menyatakan impor sapi dan daging sapi dengan bea masuk nol persen telah menyebabkan harga sapi dan daging sapi dalam negeri anjlok. Sumantra menegaskan jika pemerintah berpihak pada peternak nasional seharusnya bea impor daging sapi dikenakan dengan bea tinggi.

“Itu supaya tidak merusak pasar agar dikenakan biaya masuk, dengan biaya masuk tinggi harga akan menjadi lebih tinggi di masyarakat. Ada yang menyatakan harga daging sapi impor itu antara Rp. 35-40 ribu di pasar, sedangkan harga daging sapi lokal Rp. 55-65 ribu per kilogram,” ucap Putu Sumantra (9/8/2011).

 



 Sumantra menegaskan hasil sensus ternak sudah menunjukkan Indonesia sudah mampu berswasembada daging sapi. Seharusnya tidak ada lagi istilah impor daging sapi. Sementara berdasarkan data Dinas Peternakan Bali jumlah populasi sapi di Bali saat ini mencapai 638.000 ekor. 

 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami