Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




YCUI Buleleng Dampingi 300 ODHA

buleleng

Jumat, 9 Desember 2011, 08:25 WITA Follow
Beritabali.com

google.com/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Beritabali.com, Singaraja. YCUI (Yayasan Citra Usada Indonesia) Buleleng hingga saat ini masih melakukan sejumlah pendampingan kepada 300 ODHA yang tersebar di Sembilan kecamatan di Buleleng. Sebagian besar penderita HIV Aids diantaranya telah meninggal dunia.

” Kita melakukan pendampingan terhadap orang-orang yang terkena virus HIV ini, pendampingan yang kita lakukan dengan memberikan pemahaman terhadap keluarga dan lingkungannya termasuk memberikan support agar secara rutin melakukan pengobatan,” ujar Ricko.
 
Dari penelusuran yang telah dilakukan ditemukan adanya penambahan jumlah penderita HIV Aids di Kabupaten Buleleng yang didominasi disebabkan akibat
hubungan seksual secara bebas. Dalam kasus saat ini Kecamatan Buleleng berada di peringkat teratas, disusul Kecamatan Gerokgak dan Sawan.
 
Berdasarkan sejumlah keterangan dan informasi yang dihimpun di YCUI Buleleng dan Komisi Penanggulang Aids Daerah, KPAD Buleleng telah melakukan identifikasi dari penelusuran orang-orang yang rentan terinfeksi HIV Aids. Sejumlah pekerja seks komersil di wilayah timur Buleleng beberapa diantaranya telah dinyatakan positif, demikian juga dengan beberapa 'dakocan' dan Cewek Café yang saat ini masih sering mangkal di sejumlah lokasi tertentu di Buleleng.
 
“Memang ada laporan demikian, namun kita tidak bisa melakukan larangan terkait Hak Azazi mereka, sehingga kita hanya melakukan identifikasi saja termasuk menghimbau agar yang senang demikian selalu mengunakan kondom untuk melindungi dirinya,” ungkap Ketua KPAD Buleleng, Made Arga Pynatih yang juga Wakil Bupati Buleleng.
 
Sementara, dari 1.263 warga Buleleng yang positif terinfeksi virus HIV Aids, dari segi profesi didominasi para Buruh, Karyawan Swasta dan Ibu Rumah Tangga termasuk beberapa diantaranya PNS. Bahkan beberapa anak-anak di sejumlah tempat termasuk Balita juga telah positif dinyatakan terkena virus mematikan itu yang ditularkan oleh kedua orang tuanya.  (pnd)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami