Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Kelaparan, Kera Alas Tanah Nenggan Masuk Kampung
tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Kera penghuni alas (hutan) Nenggan, di Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri kelaparan. Akibatnya, tanaman padi petani yang lokasinya bersebelahan dengan Alas Nenggan diserang dan dijarah puluhan kera Alas Nenggan. Selain itu puluhan wanara sampai masuk kampung masuk rumah warga mencari makan.
Agar tanaman padinya selamat dari ancaman puluhan kera, petani setempat menjaga dan siaga 12 jam. Selain membawa ketapel petani setempat juga memanggul senapan angin untuk menakut-nakuti kera.
Gede Ketut Gegel salah satu petani setempat memperkirakan jumlah populasi kera mencapai 200 ekor. "Dulu hanya ada 35 ekor dan satu pejantan. Sekarang populasinya sudah mencapai 200 ekor,"jelasnya Rabu (14/11/2011).
Dikatakannya, Populasi kera itu terbagi dalam tiga banjar (kelompok) yang masing-masing dipimpin seekor raja.
"Kawanan kera kerap masuk kampung hingga Desa Nyambu dan Panda," jelasnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Nyoman Getera, pemangku Pura Yoga yang ada di tengah hutan Tanah Nenggan. Ia membenarkan jika due (kera) masuk
perkampungan. Hal itu terjadi karena populasi kera itu kurang makanan. Terlebih masyarakat juga jarang memberi due pura itu makanan.
Ia berharap pemeritah daerah memperhatikan penghuni hutan Nenggan. Di satu sisi hutan nenggan memiliki potensi untuk dikemabangkan menjadi objek wisata baru.
“Saya yakin kalau potensi ini bisa digarap oleh pemeritah niscaya mampu menambah objek wisata Tabanan. Dan berimbas pada PAD,” jelasnya. (nod)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 830 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 754 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 637 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 389 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 344 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun