Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pasca Rusuh, Lapas Kerobokan Rugi Rp 1,2 Miliar

Minggu, 26 Februari 2012, 19:45 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Perhitungan kerugian sementara pasca rusuh Lapas Kerobokan 21 pebuari lalu mencapai Rp 1,2 milyar. Jumlah kerugian ini dihitung dari kerusakan bangunan saja, belum termasuk peralatan komputer dan sebagainya. Situasi keamanan Lapas Kerobokan kini berangsur-angsur pulih kembali. Menyusul ditariknya personil kepolisian dari LP paksa kerusuhan 21 Pebuari lalu. Dari pantauan di lokasi hanya petugas LP yang melakukan pengamanan seperti biasa.

Kerusuhan Lapas Kerobokan, menimbulkan kerusakan yang sangat parah. Seluruh bangunan kantor ludes terbakar dan dokumen-dokumen penting tidak ada yang terselamatkan. Bahkan brankas uang berisi ratusan juta juga lenyap. Hingga kemarin (26/2/2012) pihak Kementerian Hukum dan HAM RI masih melakukan penghitungan total kerugian.

Dari perhitungan sementara, Lapas mengalami kerugian sekitar Rp 1,2 miliar. Jumlah kerugian ini dikatakan oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan (kadivpas) Kanwil Kemenkum HAM Bali, Priyadi saat dikonfirmasi kemarin (26/2/2012). “Kita baru menghitung bangunannya saja, jadi belum termasuk peralatan, komputer, dan lain sebagainya,” terangnya. Menurut Priyadi, bila sudah terdata secara keseluruhan, termasuk berbagai peralatan yang ludes, tentu angkanya bisa berlipat-lipat.

“Nanti setelah semuanya dihitung, bisa saja angkanya menjadi berlipat-lipat. Kemungkinan hasilnya baru akan diketahui hari Senin besok atau Selasa. Ini yang menghitung bukan kami, tapi oleh konsultan," beber Priyadi. Estimasi nilai kerugian sebesar Rp 1,2 miliar itu juga tidak termasuk dengan persenjataan.

Sebagai perbandingan, pada kerusuhan pertama akibat aksi Badan Narkotika Nasional (BNN) yang mencoba menangkap napi Agus Riyadi di Lapas Kerobokan pada Juni tahun lalu, lapas terbesar di Bali dan Nusa Tenggara itu menderita kerugian sampai Rp 2,9 miliar. Kerusakannya sendiri terbilang lebih ringan dibandingkan dengan kerusuhan beberapa hari lalu.

Kala itu, setelah terdata, 18 unit sarana dan prasarana lapas mengalami kerusakan berat. Di antaranya, enamwisma, kantor, musala, komputer, CCTV, dan sejumlah fasilitas lain. Maka, melihat perbandingan tersebut, diperkirakan sekarang lapas mengalami kerugian yang lebih besar. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami