Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Ratusan Ribu Orang Bali Digenosida Tahun 1965
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ratusan ribu nyawa orang Bali melayang karena dibunuh tahun 1965. Presiden Yayasan Sukarno Center, Arya Wedakarna, menyebut ini sebagai genosida atau pembersihan etnis.
"Ratusan ribu nyawa orang Bali dibunuh antara tahun 1965 hingga 1966. Mereka dibunuh karena dianggap sebagai komunis. Padahal komunis itu bukan tidak mempunyai Tuhan, tetapi komunis merupakan sebuah sistem politik,"ujar Wedakarna, saat memberi sambutan dalam upacara Atma Wedana Korban G 30 S 1965, di halaman depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Denpasar, Minggu (30/9/2012).
Menurut Wedakarna, gerakan G 30 September 1965 merupakan konspirasi antara penguasa, militer, dan ulama waktu itu. Sebelum upacara atma wedana ini digelar, banyak korban G 30 S 1965 yang tidak mendapat upacara secara lengkap. Bahkan banyak korban yang tidak diketahui secara pasti dimana letak kuburnya. "Sebelumnya banyak keluarga korban yang tidak berani mengadakan upacara. Mereka takut dianggap PKI dan dimusuhi.
Upacara atma wedana ini digelar untuk para leluhur yang telah menjadi korban namun tidak sempat diupacarai. Benar atau salah perbuatan mereka itu urusan Tuhan dan bukan urusan kita," ujar Wedakarna.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 791 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 692 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 515 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 495 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik