Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Kurir Narkoba, Kepergok Bawa Sabu-Sabu ke LP Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Seorang pengunjung Lembaga Pemasyarakatan (LP) Tabanan Ardiansyah (30), kepergok membawa narkoba jenis sabu-sabu, saat menjenguk salah satu napi, Selasa petang (9/10) .
Saat digeledah, oleh petugas LP Made Arya Astawa (29) ditemukan sabu-sabu yang ditaruh di dalam roti. Sebanyak dua paket masing-masing 0,2 gram. Kalapas Tabanan kelas IIB Selamet Supartono mengatakan sekitar pukul 16.00 seperti biasa jam kunjungan berakhir. Saat itu anggotanya menggeledah barang bawaan pengunjung.
Tak disangka dari barang bawaan Ardiansyah (30) Setelah digeledah ditemukan sabu dalam roti. "Penemuan itu langsung saya laporkan ke Kapolres dan pelaku kami amankan," jelasnya.
Rencananya paket sabu tersebut akan dikasi ke penghuni atas nama Moh Syarif napi pindahan LP Kerobokan. "Disini ada 45 napi kasus narkoba dari 131 pengguni,"jelasnya. Mendapatkan laporan seperti itu Kapolres Tabanan AKBP Dekananto langsung turun ke LP Tabanan. "pelaku benar bawa shabu. Total keseluruhan 1 gram rencana dipecah jadi 5 paket,"jelas Kapolres Dekananto.
Ada dugaan Syrief yang hendak dikasi sabu oleh kurirnya kendalikan sabhu2 dari dalam penjara. "Kami dan kalapas sudah komit berantas narkoba,"jelasnya.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4535 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2348 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2002 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1609 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1050 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun