Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Korban Bom Bali Sulit Akses Layanan Kesehatan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Korban bom Bali 12 Oktober 2002 hingga saat ini masih mengalami kesulitan untuk mendapatkan akses kesehatan. Padahal para korban masih memerlukan perawatan dan pengobatan akibat luka-luka yang dialami.
Salah seorang korban bom Bali Khusnul Khotimah dalam keteranganya di Jimbaran (12/10/2012) menyatakan fasilitas pengobatan yang diberikan pemerintah melalui program jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) tidak dapat digunakan. Para petugas kesehatan bahkan menolak untuk memberikan layanan dengan alasan pengobatan kulit akibat luka bakar tidak ditanggung dalam program Jamkesmas.
“memang pemerintah memberikan saya Jamkesmas, tetapi itu tidak bisa, tidak ada gunanya, dipakai berobat ke rumah sakit tidak bisa, karena alasanya keloid, keloid termasuk perawatan kecantikan, jadi saya harus bayar sendiri , jadi untuk pengobatan saya terpaksa saya harus ngutang ke sana-ke mari , karena dari kurun waktu 10 tahun dari pemerintah tidak ada perhatian sama sekali untuk korban seperti saya” papar Chusnul Chotimah
Chusnul Chotimah berharap pemerintah memberikan jaminan kesehatan yang penuh agar dapat melakukan pengobatan secara rutin. Apalagi luka bakar yang dialami akibat ledakan bom mencapai 60 persen.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun