Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
UMP Bali Seharusnya Sebesar Rp. 1,4 Juta
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Front Nasional Pekerja Buruh Indonesia (FNPBI) Bali menolak penetapan upah minimum provinsi Bali yang ditetapkan sebesar Rp 1.181.000.
Besaran UMP tersebut dinilai sangat rendah dibandingkan dengan kota-kota lainnya, apalagi Bali merupakan kawasan pariwisata internasional. Ketua FNPBI Ihsan Tantowi dalam keteranganya di Renon (06/12/2012) menuding UMP Bali tidak didasari oleh survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang benar.
Terbukti dari harga barang yang disurvei adalah harga di pasar-pasar tradisional yang jauh dari tempat tinggal para buruh. “Para pekerja bertempat tinggal pasti berdekatan dengan perusahaan dimana mereka bekerja dan biasanya harga kebutuhan pokok yang sangat tinggi dimana mereka bertempat tinggal, dan ini tidak menjadi bahan pertimbangan survey yang dilakukan,” tegas Ihsan Tantowi Ihsan Tantowi menyebutkan seharusnya UMP Bali besarnya mencapai Rp. 1,4 juta.
Menurut Ihsan, rendahnya UMP sering sekali didasarkan pada alasan untuk melindungi pengusaha kecil yang akan bangkrut bila membayar upah buruh terlalu tinggi. Namun sebenarnya lebih didominasi oleh kepentingan perusahaan besar yang tidak mau mensejahterakan buruhnya.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5533 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3481 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2328 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1156 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan