Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
37,6 Masyarakat Persen Belum Pernah Gunakan JKBM
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Udayana melaporkan 37,6 persen masyarakat Bali belum pernah menggunakan fasilitas Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM). Data tersebut terungkap dari hasil survey mengenai opini public tentang kebijakan dan isu local di Bali yang dilakukan oleh FISIP Universitas Udayana dengan jumlah responden mencapai 1020 orang.
Peneliti dari FISIP Universitas Udayana Ni Made Ras Amanda Gelgel, S.Sos, M.Si dalam keteranganya di Denpasar (22/3/2013) mengatakan secara umum program JKBM telah diketahui secara luas oleh masyarakat Bali, tetapi belum seluruhnya memanfaatkan. Kondisi ini memiliki dua arti, dimana satu sisi menunjukkan derajat kesehatan masyarakat Bali meningkat dan sisi lain menunjukkan bahwa cakupan fasilitas JKBM belum memadai.
“positifnya masyarakat bali sehat-sehat, negatifnya mungkin masih merasakan ada kekurangan dari fasilitas ini sehingga mereka tidak menggunakan fasilitas JKBM, alasannya beragam, kami juga tidak mengkategorikannya satu persatu, tetapi ini cukup bagus karena sekitar 60 persen pernah menggunakan JKBM ini dan mempunyai tanggapan positif pada program ini” kata Ni Made Ras Amanda Gelgel, S.Sos, M.Si.
Ni Made Ras Amanda merekomendasikan kepada pemerintah provinsi Bali untuk memperluas cakupan JKBM sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat ditanggung kesehatannya. Selain itu pemerintah provinsi Bali juga harus mempermudah proses adminitrasi untuk mendapatkan layanan JKBM.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3863 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1817 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang