Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Mr Botax Ciptakan Lagu untuk PAS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ketulusan dan kesantunan PAS (Puspayoga-Sukrawan), makin menarik hati kalangan seniman Bali. Setelah Ray Peni, giliran Mr Botax pun ikut menciptakan lagu khusus untuk PAS. Musisi bernama asli Lanang Dharma Wiweka itu secara terang-terangan menyatakan dukungannya kepada Puspayoga-Sukrawan.
"Saya berkarir di dunia musik sejak tahun 1997. Sejak saat itu, ini baru kali pertama saya berpolitik dan menyatakan dukungan kepada seorang figure, kata Mr Botax di sela penanaman mangrove di Pantai Merta Sari, Sanur, Denpasar, Minggu sore (31/3).
Mr Botax mengaku tanpa pamrih mendukung paket yang diusung PDIP dan didukung PKS dan PNIM itu. "Politik saya dari hati, bukan uang. Saya siap mendukung tanpa meminta imbalan. Saya punya rejeki lain, hati saya tetap PAS," tegas dia. Soal alasan dukungannya terhadap Puspayoga-Sukrawan, Mr Botax teringat ketika Puspayoga masih menjabat Wali Kota Denpasar. Kala itu, Puspayoga begitu konsen terhadap dunia seni dan budaya dan kreativitas anak muda Bali.
Untuk mewujudkan dukungannya, Mr Botax mengaku akan membuat baliho yang akan dipasangnya di Sesetan. "Saya akan membuat baliho. Isinya 'PAS dihati, PAS untuk kita, PAS untuk memimpin Bali'" tutur Mr Botax. "Saya pasang baliho tidak untuk jadi caleg. Saya tetap akan dijalur seniman. Semoga Ida Sang Hyang Widi Wasa menyetujuinya," demikian doa Mr Botax.
Mantan personil band Lolot ini pun menciptakan lagu khusus berjudul “Pas untuk Bali”. “Kita tidak membutuhkan pemimpin yang diakui dunia tapi tidak diakui krama Bali,” ujarnya. Lagu ini juga mengandung pesan untuk menjaga alam dan budaya Bali dengan memilih pemimpin yang pas dan tepat memenuhi kepentingan itu.
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2629 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2283 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan