Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Tionghoa Bali Bebas Pilih Pastikerta atau PAS
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pengurus Daerah Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Provinsi Bali membebaskan pengurus dan anggotanya untuk menentukan pilihan dalam Pemilihan Gubernur Bali 15 Mei 2013 mendatang.
"Kami memberikan kebebasan kepada pengurus dan anggota INTI dalam menentukan haknya dalam Pemilihan Gubernur Bali mendatang," kata Sudiarta Indrajaya, Ketua Pengurus Daerah Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Provinsi Bali Sudiarta Indrajaya, sesuai pelantikan pengurus INTI Bali, di Sanur, Kota Denpasar, Minggu (5/5/2013).
Menurut Sudiarta, INTI Provinsi Bali tidak ada mengarahkan pengurus dan anggotanya kepada satu pasangan kandidat gubernur Bali mendatang.
"Kedua pasangan cagub/cawagub tersebut yakni Anak Agung Ngurah Puspayoga-Dewa Nyoman Sukrawan dan pasangan Made Mangku Pastika-I Ketut Sudikerta sama-sama sudah dikenal warga Bali. Jadi silakan menentukan pilihan masing-masing pada pencoblosan 15 Mei mendatang," ujarnya.
Sudiarta Indrajaya menambahkan, siapa pun nanti terpilih menjadi Gubernur Bali, pihaknya akan mendukung dan akan melakukan kerja sama.
"INTI sebagai organisasi kemasyarakatan akan selalu bekerja sama dengan pemerintah. Siapa pun gubernurnya kami akan dukung," katanya.
Hal senada juga dikemukakan Ketua Umum INTI Pusat Rachman Hakim.
"Mari bersama-sama jaga keamanan Bali. Jangan sampai gontok-gontokan karena pilihan dari masing-masing individu berbeda," katanya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 647 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 608 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 455 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 444 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik