Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Tionghoa Bali Bebas Pilih Pastikerta atau PAS
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pengurus Daerah Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Provinsi Bali membebaskan pengurus dan anggotanya untuk menentukan pilihan dalam Pemilihan Gubernur Bali 15 Mei 2013 mendatang.
"Kami memberikan kebebasan kepada pengurus dan anggota INTI dalam menentukan haknya dalam Pemilihan Gubernur Bali mendatang," kata Sudiarta Indrajaya, Ketua Pengurus Daerah Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Provinsi Bali Sudiarta Indrajaya, sesuai pelantikan pengurus INTI Bali, di Sanur, Kota Denpasar, Minggu (5/5/2013).
Menurut Sudiarta, INTI Provinsi Bali tidak ada mengarahkan pengurus dan anggotanya kepada satu pasangan kandidat gubernur Bali mendatang.
"Kedua pasangan cagub/cawagub tersebut yakni Anak Agung Ngurah Puspayoga-Dewa Nyoman Sukrawan dan pasangan Made Mangku Pastika-I Ketut Sudikerta sama-sama sudah dikenal warga Bali. Jadi silakan menentukan pilihan masing-masing pada pencoblosan 15 Mei mendatang," ujarnya.
Sudiarta Indrajaya menambahkan, siapa pun nanti terpilih menjadi Gubernur Bali, pihaknya akan mendukung dan akan melakukan kerja sama.
"INTI sebagai organisasi kemasyarakatan akan selalu bekerja sama dengan pemerintah. Siapa pun gubernurnya kami akan dukung," katanya.
Hal senada juga dikemukakan Ketua Umum INTI Pusat Rachman Hakim.
"Mari bersama-sama jaga keamanan Bali. Jangan sampai gontok-gontokan karena pilihan dari masing-masing individu berbeda," katanya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4544 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2353 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2006 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1611 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1051 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun