Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pastikerta Klaim Unggul, PAS Klaim Dicurangi

denpasar

Senin, 20 Mei 2013, 20:58 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Perkembangan hasil Pilgub Bali 2013 makin dinamis. Kubu kandidat cagub Pastikerta kini mengklaim telah unggul dalam pertarungan Pilgub Bali. Sementara kubu PAS mengklaim telah menjadi korban kecurangan dalam Pilgub Bali.

Ketua tim pemenangan paket PastiKerta, Made Mudarta menyatakan berdasarkan hasil perolehan suara sementara dalam pleno perolehan suara di tingkat PPK (panitia pemilihan kecamatan) kandidatnya dipastikan unggul dalam Pilgub Bali.

"Sesuai hasil perolehan suara sementara dalam pleno perolehan suara di tingkat PPK dapat dipastikan kita unggul. Kita optimis hasil suara ini akan bertahan sampai pleno KPU," ujar Mudarta, ketika ditemui di Sanur, Senin (20/5/2013).
 
Mudarta memaparkan, dari hasil rekapitulasi suara di tingkat PPK, paket PastiKerta unggul yaitu mencapai 50,02% dengan perolehan suara 1.063.778.

"Sementara, pasangan Anak Agung Ngurah Puspayoga-Dewa Nyoman Sukrawan atau paket PAS memperoleh suara 1.062.868 atau 49,98%," jelas Mudarta.

Menurut Mudarta, dengan jumlah pemilih 2.126.646 suara, maka pasangan Pastika-Sudikerta unggul dari pasangan Puspayoga-Sukrawan dengan selisih suara 910. Meski yakin unggul, Mudarta menyatakan akan tetap menunggu hasil resmi Pilgub Bali berdasarkan rekapitulasi suara dari KPUD Bali.

Sementara itu tim pemenangan pasangan Puspayoga-Sukrawan atau paket PAS yang diusung PDIP menyatakan telah menemukan kecurangan di 86 TPS. Wakil Sekjen PDIP Hasto Christianto menyatakan kecurangan itu terlihat dalam sejumlah formulir C 1 hasil perhitungan suara di tingkat TPS.

"Ada temuan mencurigakan, dimana sejumlah formulir C 1 hasil perhitungan suara di tingkat TPS ditulis dengan font (huruf) yang mirip," ujarnya, dalam keterangan resminya di Kantor DPD PDIP Bali, di Jalan Moncong Putih, Denpasar, Senin (20/5/2013).

Hasto yang didampingi pengurus PDIP Bali Nyoman 'Punglik' Sudiantara juga mengungkapkan, suara pasangan Puspayoga-Sukrawan di Buleleng, Karangasem dan Tabanan yang awalnya unggul justru kini menurun.

"Suara kami malah menurun dengan datangnya aparat keamanan di daerah itu," imbuhnya.

Selain itu, menurut Hasto ada temuan pasangan Pastika-Sudikerta bertemu dengan jajaran PNS untuk menyatakan sekaligus berjanji akan memberi insentif yang dikompensasikan ke dalam gaji.

"Kita sedang melakukan kajian untuk melapor ke Panwas. Kami yakin pasangan kami masih unggul," tegas Hasto.

Terkait hal ini, Ketua DPRD Bali, Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi meminta kepada kedua kandidat dengan seluruh elemen pendukungnya serta masyarakat Bali agar tidak terprovokasi dan tidak berbuat anarkis.

 



"Bila ada ketidakpuasan di kemudian hari terhadap proses pelaksanaan Pilgub ini, agar menempuh jalur hukum yang telah disediakan, sehingga keamanan dan kedamaian Bali dapat tetap terjaga," ujar Ratmadi, dalam keterangan pers yang disampaikan kepada wartawan, di Denpasar, Senin (20/5/2013).

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami