Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 1 Mei 2026
KPU: Pleno Kecamatan Hasilnya Belum Final
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Anggota KPUD Bali, Dewa Wiarsa Raka Sandi menyatakan jika pada Kamis 23 Mei 2013 besok akan digelar pleno tingkat kabupaten/kota se-Bali. Menurut Raka Sandi, pleno yang digelar kabupaten/kota se-Bali besok itu dasarnya adalah pleno yang sudah digelar di tingkat kecamatan beberapa waktu lalu.
"Kabupaten/kota akan menjadikan dasar perhitungan tingkat kecamatan untuk dijadikan pedoman penetapan pada rapat pleno. Prinsipnya pleno di kabupaten/kota dasarnya adalah pleno di tingkat kecamatan," ujarnya, saat dihubungi, Rabu (22/5/2013).
Meski secara prinsip pleno kabupaten/kota mengacu kepada pleno tingkat kecamatan, Raka Sandi menegaskan bukan berarti akan dijadikan dasar acuan sepenuhnya.
"Perolehan suara kandidat pada pleno di tingkat kabupaten/kota masih dimungkinkan perubahan suara. Perubahan suara kandidat itu dapat terjadi jika hasil verifikasi di kabupaten/kota memungkinkan untuk terjadinya perubahan suara masing-masing kandidat," imbuhnya.
Raka Sandi memaparkan jika secara prinsip suara kandidat tidak bisa berubah lagi, kecuali terjadi human error lantaran kekeliruan menjumlahkan suara. Ia mencontohkan misalnya kandidat A memperoleh suara 10 di TPS Β, tapi ditulis perolehan suaranya 15 sehingga dinyatakan human error.
"Tapi suara perolehan masing-masing calon tidak bisa berubah. Di luar itu tidak boleh ada perubahan suara. Jadi itu hanya masalah teknis belaka. Di luar itu tidak bisa. Dasar kabupaten/kota adalah pleno PPK. Bahwa semua data dipegang oleh saksi. Kami harapkan saksi membawa data yang dipegang untuk disinkronkan. Doakan semoga lancar dan tidak ada masalah apapun," pintanya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang