Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 4 Juli 2026
Sebelum Pulang, Jenazah Komang Sebulan di Jepang
denpasar
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Setelah terkatung katung selama sebulan di Jepang, akhirnya Jenazah TKI di Jepang asal Banjar Munduk Desa Berambang Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana, Komang Sudiardika(30) tiba di rumah duka Sabtu (25/5/2013) sekitar pukul 21.30 wita.
Sebelumnya, jenazah TKI ini tiba di bandara Ngurah Rai sekitar pukul 17.15 wita dari Jepang, kemudian dijemput pihak keluarga dengan menggunakan ambulance bantuan pemkab Jembrana.
Setibanya di rumah duka peti jenazah yang dibungkus dengan kain putih ditempatkan pihak keluarga di tempat yang telah disediakan sebelumnya. Orang tua korban Ketut Rimbeg tampak tidak bisa menahan rasa kesedihannya ketika anak laki satu satunya tersebut pulang dengan kondisi berada di dalam peti jenazah.
Menurut pihak keluarga, jenazah komang sebelum di aben akan dibersihkan terlebih dahulu atau ngeringkes Senin (27/5/2013) besok. Setelah melakukan nyiraman jenazah korban kemudian diaben atau dibakar Rabu (29/5/2013) nanti di setra atau kuburan Desa setempat.
"Rencananya jenazah Komang akan kita ringkes hari Senin lalu untuk pengabenan hari Rabu mendatang," ungkap Mangku Gede Ardana salah satu perwakilan keluarga korban.
Ardana juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses pemulangan jenazah komang hingga sampai rumah."
Saya mewakili keluarga, sangat berterima kasih kepada pemerintah dan semua pihak maupun media sehingga jenazah komang bisa pulang tanpa menjadi abu," tambahnya.
Sebelumnya Komang tewas di Jepang saat itu menjadi TKI di sebuah perusahaan perkebunan Minggu (28/4/2013) lalu akibat serangan jantung. Jenazah Komang kemudian terlantar selama satu bulan di Jepang. Ini karena proses pemeriksaan kepolisian di Jepang akibat korban adalah TKI ilegal. Korban meninggalkan seorang istri dan ibu.
Sebelum meninggal korban bekerja di Jepang pada perusahaan konstruksi melalui penyaluran TKI secara resmi dari IHSC Denpasar. Namun akibat tidak betah, korban kemudian kabur dan pindah bekerja di perkebunan secara ilegal.
Jenazah Komang Sudiardika baru bisa dipulangkan setelah menjalani proses yang panjang setelah Pemkab Jembrana mengajukan permohonan bantuan untuk memulangkan jenazah ke pihak KBRI.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3304 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1099 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 496 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 467 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun