Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Tifatul: PKS Dukung Penuh Kenaikan BBM
Badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Mantan Presiden PKS yang kini menjabat sebagai Menterikominfo, Tifatul Sembiring menegaskan bahwa partainya mendukung sepenuhnya kebijakan Presiden SBY kenaikan BBM.
"Keputusan rapat DPP dua hari lalu bahwa fraksi PKS maupun DPP tidak boleh menolak sesuatu yang untuk kepentingan masyarakat seperti BLSM, Raskin dan lainnya," ujar Tifatul, saat ditemui di sela acara Forum Pemred di BNDCC Nusa Dua, Bali, Jumat (14/6/2013).
Tifatul mengaku tidak pernah berbeda sikap denga presiden. Menurutnya, di setiap negara manapun antara menteri dan presiden tidak pernah beda sikap.
Terkait absen dirinya dalam rapat kabinet, Tifatul menampik jika ada undangan rapat kabinet. Menurutnya, yang ada undangan rapat laporan keuangan pemerintah secara umum kepada PPK.
"Nah itu saya ijin untuk sosialisasi penyesuaian tarif BBM kepada internal PKS di rapat DPP. Jadi tidak benar isu saya tidak hadir," tegasnya.
Tifatul juga meyakini jika posisi PKS dari rapat terakhir tetap tidak berubah dan tetap dalam koalisi. Ia optimis partainya mendukung sepenuhnya kebijakan pemerintah
dalam kenaikan BBM.
"So far dari rapat terakhir tetap tidak berubah. Tetap dalam koalisi, namun soal kementerian adalah hak prerogratif presiden. Tidak ada utusan dari istana yang nyuruh PKS keluar dari Setgab dan kita serahkan sepenuhnya kapada presiden. Partainya mendukung sepenuhnya kebijakan kenaikan BBM," jelasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 501 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 396 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 387 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik