Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Setir Patah, Truk Terguling

Negara

Kamis, 27 Juni 2013, 21:11 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Beritabali.com. Negara. Akibat setir patah, laju truk yang bermuatan 18 ton semen tidak bisa dikendalikan. Akibatnya truk tersebut menabrak pembatas jembatan dan terguling.

Beruntung tidak sampai nyemplung kesungai, namun kecelakaan tersebut membuat arus lalu lintas Denpasar-Gilimanuk macet total hingga dua jam. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, sopir truk hanya mengalami luka ringan pada pergelangan kaki kiri dan shok berat.

Kecelakaan tunggal tersebut terjadi Kamis (27/6) pukul 16.00 wita di Jembatan Desa Yehembang, Mendoyo, tepatnya KM-79 jalan raya Denpasar-Gilimanuk. Truk bermuatan 450 sak semen DK 9476 WE yang dikemudikan oleh Ketut Nadi (48) asal Banjar Sembung, Desa Mengwi, Badung, datang dari arah Gilimanuk menuju Denpasar dengan kecepatan sedang.


Memasuki ujung barat jembatan Yehembang, tiba-tiba setir truk tidak berpungsi akibat terot patah dan laju truk tidak bisa dikendalikan. Sopir berusaha menghentikan laju kendaraan, namun gagal dan menabrak pembatas jembatan sebelah utara dan terguling menutupi hampir seluruh badan jalan. Bahkan truk tersebut nyaris nyemplung kesungai, beruntung ada tanggul pengaman sungai menahan kepala truk, sementara seluruh muatan tumpah di jalan.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sopir truk selamat, hanya mengalami luka ringan pada pergelangan kaki kiri. Namun arus lalu lintas sempat lumpuh hingga dua jam dan kemacetan mencapai 5km.

Petugas yang melakukan evakuasi bangkai truk tersebut juga dibuat kewalahan, lantaran posisi truk terhalang ting listrik di sebelah timur truk, sementara disebelah barat truk terhalang sungai dengan kedalaman mencapai delapan meter.

Untuk menghindari kemacetan yang lebih panjang, petugas evakuasi terpaksa merusak bak truk untuk memudahkan menarik truk. Truk baru bisa ditarik tiga jam setelah kejadian dan arus lalu lintas normal kembali.

“ Dari ujung barat jembatan saya sudah lihat laju truk oleng. Saya juga lihat sopirnya panik dan terus memutar-mutar setir tapi tetap lajunya tidak terarah. Tiba-tiba truk itu menabrak pembatas jembatan di ujung timur jembatan dan terguling,” terang I KadeK Suardika (30) seorang saksi mata yang kebetulan berada di dekat lokasi.(Jsp)
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sin



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami