Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 4 Juli 2026
Pembobol ATM Bermobil Ditangkap
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dua orang pembobol ATM ditangkap aparat kepolisian Polsek Denpasar barat dalam sebuah pengerebekan di Gilimanuk, Jembrana. Keduanya adalah Eko Wibowo (34) dan Susilo Hadi Hermansyah (46). Petugas mengamankan puluhan ATM bekas yang digunakan untuk membobol sejumlah ATM di Denpasar.
Menurut Kasi Humas Polsek Denbar, Aiptu Ketut Merta Bujangga kedua tersangka ditangkap atas laporan korbannya, Pristi Agus Widjayanti (52), pada Sabtu (29/6). Korban yang tinggal di Perum Multi Permai C1 Sading, Mengwi, Badung ini melaporkan kehilangan ATM dan uang di rekeningnya Rp 98 juta.
Dalam laporannya, korban terakhir kali mengambil ATM Mandiri di Jalan Veteran Denpasar. Namun, saat menarik uang, entah bagaimana ATM Mandiri tersebut dalam keadaan rusak. Kebetulan disana, dia bertemu dengan seorang yang berniat membantunya.
“ATM rusak dan disana ada pelaku yang berpura pura membantunya,” ujarnya didampingi Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Agus Prihandinika.
Laporan korban disikapi petugas dan melakukan pengejaran terhadap pelaku. Berdasar keterangan saksi saksi, pelaku diketahui mengendarai mobil Toyota Altis warna silver B 1744 SAE dan Toyota Avanza B 1890 BAC.
“Mobil itu diketahui mengarah ke Pelabuhan Gilimanuk,” tegasnya.
Setelah bekerjasama dengan petugas Polsek KP3 Gilimanuk, kedua tersangka ditangkap. Petugas mengamankan mobil Avanza yang ditumpangi Eko Wibowo asal Kampung Jetis, Karanganyar, Jawa Barat dan mobil Altis dikendarai Susilo Hadi Hermansyah asal Komplek Puri Serpong, Desa Setu, Setu, Tanggerang.
“Di mobil kami ketemukan sekitar 50 kartu ATM bekas serta uang tunai Rp 600 ribu,” terangnya.
Hasil pemeriksaan, kedua tersangka mengaku puluhan kartu ATM berbagai bank digunakan untuk ditukar dengan milik korbannya. Modus operandi dua pelaku, setiap beraksi, dua pelaku sengaja menunggu di ATM yang letaknya berdekatan. Apabila ada nasabah yang akan mengambil uang di ATM, pelaku akan mengintip dari ATM yang ada disebelahnya dan menghafalkan PIN korban. Setelah itu pelaku berpura-pura mengatakan ATM tersebut rusak dan menukar kartu ATM korban dengan ATM bekas.
“Korban baru tahu kalau ATM nya ditukar setelah ngecek rekeningnya,” ucapnya.
Setelah mendapatkan ATM dan nomor Pin korban, pelaku lalu mentransfer uang korban ke salah satu rekening. Korban terakhir, Pristi Agus Wijayanti kehilangan uang Rp 98 juta di rekeningnya.
“Dari pengakuanya, selama dua minggu di Bali sudah beraksi sebanyak 4 kali dan sekali gagal,” tegasnya.
Pengakuan lainnya, uang hasil kejahatan digunakan untuk bayar hutang dan keperluan hidup lainnya selama di Bali. Sementara ini aparat kepolisian masih mengembangkan pemeriksaan dua tersangka untuk mencari bukti tambahan lainnya. Sebagai ganjarannya, dua tersangka dijerat Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 (lima) tahun penjara. (Spy)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 2786 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1084 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 477 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 390 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun