Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Melihat Candi Borobudur di Desa Sidan

Selasa, 9 Juli 2013, 04:53 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Sebuah obyek wisata baru kini hadir di Bali. Obyek wisata bernama Taman Nusa ini merupakan taman budaya dan rekreasi untuk lebih memahami budaya Indonesia.

Obyek wisata ini terletak di Desa Sidan, Kabupaten Gianyar. Lokasi ini dapat ditempuh selama satu jam perjalanan dari Kota Denpasar. Untuk bisa berkunjung ke obyek wisata ini, pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp 150 ribu rupiah.

Obyek wisata Taman Nusa ini berdiri di ataas lahan seluas 15 hektar. Di atas lahan dengan alam pedesaan yang masih alami, berdiri  43 rumah adat dari seluruh provinsi di Indonesia.


Memasuki area wisata Taman Nusa, pengunjung akan diajak memasuki sebuah gua. Gua buatan ini  menceritakan periode jaman pra sejarah Indonesia.

Usai melewati gua pra sejarah buatan, pengunjung bisa melihat replika Candi Borobudur yang dibuat menyerupai aslinya. Di candi replika ini, pengunjung bisa menyentuh patung budha yang ada di dalam stupa, seperti halnya di Candi Borobudur yang ada di Jawa Tengah.

Puas melihat replika candi Borobudur, pengunjung kemudian diajak melihat aneka jenis rumah adat dari berbagai wilayah Indonesia seperti rumah adat
Papua, rumah adat Mamuju Sulawesi Barat, rumah adat Toraja, rumah adat Kalimantan, rumah adat Minangkabau, rumah adat Melayu, rumah adat Toba, dan puluhan rumah adat khas Indonesia lainnya.

Selain bisa melihat aneka rumah adat khas Indonesia, pengunjung Taman Nusa juga bisa melihat aneka kesenian khas Indonesia seperti tari Tor-Tor  dari Sumatera Utara. Selain itu juga ada pertunjukan tari Bali hingga Jaipong dari Jawa Barat.

Patung patih Gajah Mada juga bisa dilihat di tempat ini. Tak ketinggalan patung proklamator Sukarno-Hatta juga ada berdiri tegak di salah satu bagian taman wisata ini.

Menurut Presiden Direktur Taman Nusa, Santoso Senangsyah, Taman Nusa menampilkan panorama perjalanan waktu bangsa Indonesia dari masa ke masa mulai jaman Prasejarah, perunggu, kerajaan, Nusantara,Indonesia awal, Indonesia Masa Kini, hingga kawasan harapan Indonesia Masa Depan.

Santoso mengatakan, ide pendirian Taman Nusa berangkat dari rasa prihatin terhadap pelestarian budaya bangsa yang semakin memudar.

"Tempat ini merupakan pusat pelestarian budaya bangsa. Taman Nusa kami bangun karena kami prihatin, budaya itu kini seperti tidak ada nilai, tidak ada artinya, kami mencoba mengangkat kembali eksistensi budaya kita. Kami bangun Taman Nusa ini ini untuk menjadi pusat pelestaraian dan riset Budaya Indonesia,"ujarnya.

Ia menambahkan, misi Taman Nusa adalah melestarikan dan mengembangkan budaya Indonesia, memperkenalkannya secara menyeluruh kepada anak negeri bangsa Indonesia. (dev)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sin



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami