Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 1 Oktober 2026
Melihat Candi Borobudur di Desa Sidan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sebuah obyek wisata baru kini hadir di Bali. Obyek wisata bernama Taman Nusa ini merupakan taman budaya dan rekreasi untuk lebih memahami budaya Indonesia.
Obyek wisata ini terletak di Desa Sidan, Kabupaten Gianyar. Lokasi ini dapat ditempuh selama satu jam perjalanan dari Kota Denpasar. Untuk bisa berkunjung ke obyek wisata ini, pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp 150 ribu rupiah.
Obyek wisata Taman Nusa ini berdiri di ataas lahan seluas 15 hektar. Di atas lahan dengan alam pedesaan yang masih alami, berdiri 43 rumah adat dari seluruh provinsi di Indonesia.
Memasuki area wisata Taman Nusa, pengunjung akan diajak memasuki sebuah gua. Gua buatan ini menceritakan periode jaman pra sejarah Indonesia.
Usai melewati gua pra sejarah buatan, pengunjung bisa melihat replika Candi Borobudur yang dibuat menyerupai aslinya. Di candi replika ini, pengunjung bisa menyentuh patung budha yang ada di dalam stupa, seperti halnya di Candi Borobudur yang ada di Jawa Tengah.
Puas melihat replika candi Borobudur, pengunjung kemudian diajak melihat aneka jenis rumah adat dari berbagai wilayah Indonesia seperti rumah adat
Papua, rumah adat Mamuju Sulawesi Barat, rumah adat Toraja, rumah adat Kalimantan, rumah adat Minangkabau, rumah adat Melayu, rumah adat Toba, dan puluhan rumah adat khas Indonesia lainnya.
Selain bisa melihat aneka rumah adat khas Indonesia, pengunjung Taman Nusa juga bisa melihat aneka kesenian khas Indonesia seperti tari Tor-Tor dari Sumatera Utara. Selain itu juga ada pertunjukan tari Bali hingga Jaipong dari Jawa Barat.
Patung patih Gajah Mada juga bisa dilihat di tempat ini. Tak ketinggalan patung proklamator Sukarno-Hatta juga ada berdiri tegak di salah satu bagian taman wisata ini.
Menurut Presiden Direktur Taman Nusa, Santoso Senangsyah, Taman Nusa menampilkan panorama perjalanan waktu bangsa Indonesia dari masa ke masa mulai jaman Prasejarah, perunggu, kerajaan, Nusantara,Indonesia awal, Indonesia Masa Kini, hingga kawasan harapan Indonesia Masa Depan.
Santoso mengatakan, ide pendirian Taman Nusa berangkat dari rasa prihatin terhadap pelestarian budaya bangsa yang semakin memudar.
"Tempat ini merupakan pusat pelestarian budaya bangsa. Taman Nusa kami bangun karena kami prihatin, budaya itu kini seperti tidak ada nilai, tidak ada artinya, kami mencoba mengangkat kembali eksistensi budaya kita. Kami bangun Taman Nusa ini ini untuk menjadi pusat pelestaraian dan riset Budaya Indonesia,"ujarnya.
Ia menambahkan, misi Taman Nusa adalah melestarikan dan mengembangkan budaya Indonesia, memperkenalkannya secara menyeluruh kepada anak negeri bangsa Indonesia. (dev)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 135 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 118 Kali
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 92 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 68 Kali
Karyawan Toko di Sukawati Curi Rp73 Juta, Kabur ke Banyuwangi
Dibaca: 65 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar