Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
Anjing Penggigit Warga Petulu Positif Rabies
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Hasil Uji Laboratorium di Balai Veteriner Denpasar menunjukkan bahwa anjing yang menggigit 5 orang warga di Petulu Gianyar positif rabies. Anjing yang positif rabies tersebut juga dipastikan merupakan anjing liar dan belum mendapatkan vaksin.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali Putu Sumantra ketika di hubungi melalui telephon (17/7/2013) mengatakan keberadaan anjing liar selama ini menjadi salah satu kendala dalam upaya pengendalian rabies di Bali.
Anjing liar tersebut umumnya tinggal di hutan, di semak-semak dan tebing. Saat lapar mereka akan turun ke perkampungan atau kota untuk segera mencari makan.
“virus rabies ini masa inkubasinya lama, mungkin anjing ini dulunya itu pernah tergigit oleh anjing rabies, anjing ini anjing yang bersembunyi di hutan-hutan di tebing-tebing, selama ini dia diam disana dengan membawa virus rabies, sekitar enam bulan atau satu tahun, mungkin yang diam disana itu punya anak dan tergigit, karena ibunya rabies maka anaknya juga rabies” papar Putu Sumantra.
Sumantra menyebutkan hingga Juli 2013 ini di Bali baru ditemukan 2 kasus positif rabies. Semuanya berasal dari anjing liar. Sebelumnya pada Selasa kemarin 5 warga asal Dusun Kutuh Kelod, Desa Petulu, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar digigit anjing.
Dua dari 5 warga yang digigit tersebut mengalami luka serius hingga harus dilarikan ke rumah sakit sedangkan yang lainnya hanya dirawat di rumah masing-masing. (mlt)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 494 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 385 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 379 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik