Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 12 Juni 2026
Bali Harus Integrasikan Pariwisata dan Pertanian
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Renon. Bank Indonesia merekomendasikan kepada pemerintah provinsi Bali dan pelaku pariwisata di Bali untuk mengintegrasikan sektor pariwisata dengan pertanian. Pengintegrasian sector pariwisata dengan budaya pertanian akan menjadi destinasi baru berupa desa wisata. Apalagi Bali memiliki Subak yang kini telah mendapatkan pengakuan dari dunia.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah III Bali dan Nusa Tenggara Dwi Pranoto dalam keteranganya di Renon menyampaikan pengintegrasian pariwisata dengan pertanian dapat dibuat dengan membuat klaster-klaster pengembangan desa wisata. Selain itu, dari pengembangan desa wisata juga dapat dikembangkan menjadi agrowisata.
“kita integrasikan, kita buat, kita kelola sedemikian rupa, bisa untuk agrowisata atau culture heritage selain nanti disampaikan BPPD mengenai sport tourism, leisure tourism, kalau saya melihat bisa diintegrasikan, asal jangan bangun sendiri-sendiri, pasok sendiri, ketahanan pangan sendiri, pariwisata sendiri padahal bisa saling ngobrol satu sama lain,” kata Dwi Pranoto.
Dwi Pranoto menyebutkan komoditi dari hasil pertanian desa wisata juga dapat dikembangkan menjadi komoditi ekspor sehingga memberikan dampak kesejahteraan yang lebih besar pada masyarakat. Bank Indonesia sendiri bersama perbankkan di Bali hingga saat ini telah membina 7 desa wisata guna meningkatkan perekonomian masyarakat desa.(mlt)
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli