Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 17 Agustus 2026
Tuntuk Kenaikan Gaji, Perangkat Desa Grudug Kantor Bupati
Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
BeritaBal.com, Tabanan. Persatuan Perangkat Desa Indonesia se Kecamatan Tabanan mendatangi kantor Bupati Tabanan, Kamis (3/10 ). Kedatangan para Kaur Desa ini bertujuan untuk menagih janji Pemkab Tabanan terkait kenaikan Tunjangan Penghasilan Aparat Perangkat Desa yang belum terealisasi.
Namun sayang, kedatangan para abdi di kantor desa tersebut tidak bisa bertemu dengan pejabat. Selain tidak bersurat terlebih dahulu, para pejabat di Tabanan seperti Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti sedang berada di Surabaya untuk menerima penghargaan Wahana Tata Nugraha.
Meski kedatangan para aparat desa hanya sampai di loby kantor Bupati, mereka menyatakan akan datang kembali, Kamis mendatang.
Sekretais PPDI Tabanan, Ketut Budiarta menegaskan kedatangannya bersama sekitar 20 orang termasuk ketua PPDI yang ada di kecamatan bertujuan untuk menanyakan kejelasan janji Pemkab terkait kenaikan gajih para aparat desa.
Dikatakanya, pada kedatangan pertama pada tanggal 29 April lalu, pihaknya diterima oleh Sekda Tabanan. “Waktu itu Bapak Sekda berjanji akan menaikan gajih para aparat desa dari Rp 875 ribu per bulan menjadi Rp 1.250.000 sesuai dengan UMR di Tabanan,” jelasnya.
Budiarta selaku koordinator pertemuan itu menambahkan, saat pertemuan pertama Pemkab berjanji akan merealiasikan gaji para aparat desa pada bulan Oktober. “Dulu janjinya kenaikan gaji akan dirapel dari Agustus sampai Oktober. Namun sampai sekarang belum ada kenaikan gaji,” tandas kaur Desa Delod Peken ini.
Budiarta mengungkapkan kedatangannya ke kantor Bupati juga dipicu oleh pemberitaan media lokal di Tabanan yang menyebutkan gajih perangkat desa akan dinaikkan per Oktober 2013.
“Sejatinya kami juga ingin mengkonfirmasi terkait berita yang ada di Koran yang menyebutkan gajih kami para kaur di desa akan naik pada bulan,Oktober ini,”tandasnya. Ia bersama rekan-rekanya mengaku keceewa, karena kedatangannya ke kantor Bupati tidak diterima oleh pejabat satu pun.
“Meski tidak ada pejabat yang bisa menerima. Kami akan datang lagi Kamis depan dengan agenda yang sama mempertanyakan nasib kami terutama kenaikan gaji yang dijanjikan sebelumnya,” pungkasnya seraya mengajak rekan-rekanya pulang dengan tertib. (nod)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4561 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2361 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2016 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1625 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1066 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun