Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 2 Juli 2026
Warga Keluhkan e-KTP Yang Tak Kunjung Kelar
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com. Mendoyo. Sejumlah warga Desa Yehembang, Mendoyo, Kamis (10/10) mengeluhkan hingga kini belum menerima e-KTP, padahal mereka mengaku telah direkam datanya sejak program ini diluncurkan sekitar dua tahun lalu.
Menurut warga yang belum menerima e-KTP, awalnya saat program ini diluncurkan, masing-masing warga diminta datang untuk dipoto dan direkam datanya. Saat itu masing-masing anggota keluarga dipoto secara bersamaan dan direkam datanya secara bersamaan.
“ Tapi setelah menunggu lama, ternyata e-KTP itu keluarnya tidak bersamaan. Dalam satu keluarga yang keluar hanya kepala keluarga. Sedangkan yang lainnya hingga kini belum keluar,”tutur Nyoman Mawa, (50) salah seorang warga asal Banjar Pasar, Desa Yehembang.
Menurutnya dari lima anggota keluarganya yang baru keluar hanya dia dan istrinya. Sementara dua anaknya dan satu menantunya hingga kini belum memiliki e-KTP. “ Kami binggung kenapa lama sekali belum jadi, padahal kami membuat e-KTP sejak program ini diluncurkan,” imbuhnya.
Menurutnya selain anak dan menantunya, masih banyak lagi warga Yehembang yang belum menerima e-KTP. Terkait dengan hal tersebut pihaknya berharap agar pihak pemerintah segera menyelesaikan e-KTP tersebut karena warga sangat memerlukannya.
Sementara itu Kabag Humas dan Protokol Pemkab Jembrana, Suherman dikonfirmasi, Jumat (11/10/2013) mengatakan, warga yang berhak mendapatkan e-KTP sudah di rekam. Namun pencetakannya dari pusat sehingga terhambat.
" Hari ini Kadis Dafduk ke Jakarta koordinasi untuk mempercepat proses pencetakan E-KTP,"jelasnya. Sedangkan bagi yang belum mendapat E-KTP, Pemkab Jembrana masih menyiapkan KTP siak."Jadi yang belum dapat E-KTP masih bisa mengurus KTP siak,"tandasnya.(Jsp)
Reporter: -
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun