Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Keluarga dan Korban Bom Bali Asal Australia Ingin Segera Bangun Taman Perdamaian Bali
Badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Kuta. Korban dan keluarga korban bom Bali dari Australia yang tergabung dalam Asosiasi Bali Peace Park (Taman Perdamaian Bali) berkeinginan untuk segera merealisasikan pembanguan Taman Perdamaian Bali.
Pembangunan Taman perdamaian yang digagas sejak tahun 2003 tersebut menurut rencana akan dibangun di lahan bekas bangunan Sari Club yang merupakan lokasi ledakan bom Bali 12 Oktober 2002.
Ketua Asosiasi Taman Perdamaian Nick Way mengungkapkan pembangunan Taman Perdamaian merupakan proyek penting, yang tidak hanya membuka lapangan kerja, tetapi menyebarkan kebaikan serta menjadi tonggak perdamaian. Nick Way menyampaikan dalam upaya merealisasikan pembangunan Taman Perdamaian tersebut kini telah terkumpul dana dari sumbangan para donator dan pemerintah Australia yang mencapai 2 juta dolar Amerika
“Kita tidak akan menentukan target, karena waktu itu makin pendek , sekarang ini waktu yang kritis karena sebelas tahun telah berlalu kita sudah harus bertindak sekarang dengan pemilik tanah untuk datang bermusyawarah,” ujar Nick Way.
Nick Way mengklaim pembangunan Taman Perdamaian Bali tersebut juga mendapat dukungan dari pemerintah Australia. Taman perdamian yang di desain oleh Made Wijaya, nantinya akan dihiasi dengan 202 tiang yang merepresentasikan jumlah korban dalam tragedi Bom Bali tahun 2002. (mlt)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2930 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2050 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun