Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Gembong Narkoba Meksiko Dihabisi Badut
meksiko
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Cabo San Lucas. Sebuah rekaman video amatir memperlihatkan pembunuhan terhadap gembong narkoban Meksiko, Rafael Arellano Felix. Terlihat bagaimana sang gembong dihabisi oleh seseorang yang mengenakan pakaian badut.
Dari rekaman itu tampak, sang pembunuh berpakaian badut lengkap dengan wig dan hidung merah. Saat itu, Rafael tengah bernyanyi diiringi band di sebuah acara. Ia berniat menghibur para undangan dengan melantunkan sebuah lagu merdu.
Namun, di tengah lagu, muncul seseorang mengenakan pakaian badut dan menghampirinya. Ia langsung menembak ke arah rafael dan terdengar beberapa kali letusan senjata. Lagu pun terhenti dan rekaman video itu memperlihatkan gambar tak beraturan tanda sang perekam tidak lagi mengabadikan peristiwa itu.Terdengar suara pengunjuk pesta mejerit panik dan berlarian.
Sebagaimana diberitakan Daily News, peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Oktober 2013 di sebuah kota turis Cabo San Lucas di Baja California. Rafael bersama saudaranya Eduardo Arellano Felix dikenal sebagai gembong narkoba, pendiri gang narkoba yang ditakuti Kartel Tijuana. Eduardo sendiri kini mendekam di penjara AS menjalani hukuman karena melakukan pencucian uang.
Sampai kini pembunuhan Rafael itu masih menjadi misteri, pembunuhnya lolos. Rekaman peristiwa itu tersebar di situs YouTube. [bbn/inilah.com]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5450 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3470 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2301 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1098 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan