Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Diduga Menganut Aliran Sesat. Warga Serbu Rumah Oknum Guru
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com. Negara. Ratusan warga, Rabu (13/11) sekitar pukul 17.00 wita menyerbu rumah seorang warga bernama Sunnah, S.Pd di Lingkungan Samblong, Kelurahan Sangkaragung, Jembrana. Tindakan warga tersebut lantaran gerah oleh ulah Sunnah yang diketahui berasal dari Tetala, Lombok Timur yang kerap berbuat onar dan sering ribut dengan istrinya. Bukan hanya kedatangan warga juga lantaran curiga terhadap guru honorer tersebut karena berprilaku aneh dan diduga mempelajari ilmu sesat.
Aksi warga tersebut berawal, keributan dalam keluarga, antara Sunah dengan istrinya Nur Suci Ani. Keributan tersebut dipicu oleh rasa cemburu Sunnah terhadap istrinya
yang dituduh melakukan perselingkuhan.
Mengetahui ada keributan, warga yang sejak lama memenadam kemarahan kepada Sunnah beramai-ramai mendatanginya. Warga yang sejak lama telah mencurigai Sunnah penganut aliran bermaksud menghakimi sunnah. Beruntung aparat kepolisian dari Polsek Kota Negara segera tiba di TKP sehingga situasi bisa dikendalikan. Sunnah yang mengetahui didatangi warga telah kabur sebelumnya. Informasi yang diterima dari masyarakat menyebutkan, Sunnah untuk menghindari massa memilih mendatangi Polsek Kota Negara. “Sebenarnya warga sudah lama kesal dengan ulah Sunnah, makanya warga mau menghakiminya, tapi dia kabur ke Polsek,” terang Wayan Adnyana (42) salah seorang
warga masyarakat setempat.
Aparat kepolisian yang melakukan pengledahan di seluruh kamar milik Sunnah menemukan sejumlah keganjilan. Hampir seluruh tembok rumah bagian dalam berisi tulisan yang aneh dan menyebutkan beberapa jenis ilmu. Ditembok rumah tersebut juga banyak dituliskan nama-nama orang atau warga yang pernah datang bertamu dengan istri Sunnah yang membuka salon di rumahnya. Namun tidak jelas apa maksud tulisan tersebut. Petugas yang melakukan pengledahan juga menemukan beberapa senjata tajam dan beberapa seragam militer.
Menurut penuturan Nur Suciani, istri dari Sunnah, dirinya membenarkan kalau suaminya mempelajari ilmu, namun tidak jelas ilmu apa yang dipelajari suaminya. “ Dia belajar ilmu tidak boleh ada orang lain yang tahu, kelakuannya aneh, seperti orang gila.Saya sering dikejar sambil membawa pedang,” tutur Suciani.
Dia juga menerangkan sejak suaminya memplajari ilmu, suaminya sudah tidak pernah lagi melaksanakan sembahyang layaknya umat muslim lainnya. Menurut Suciani, ajaran agama praktis ditinggalkannya. Demikian halnya setiap dirinya sembahyang lima waktu, selalu dicemooh oleh suaminya.
“ Setiap saya habis sembahyang di kamar, dia selalu mengencingi tempat saya sembahyang. Bahkan kadang-kadang dia berak di tempat saya sembahyang,” tuturnya. Sucuani juga menuturkan sejumlah warga sering menyampaikan keluhan kepada dirinya, bahwa suaminya sering mengejar orang yang nyabit rumput sambil membawa arit.
“ Sekarang saya tidak berani tinggal di rumah, saya minta aparat keamanan mengamankan saya,” imbuhnya. Sunnah menurut Suciani setiap tidur di kamar selalu berdampingan dengan pedang serta sangkur. Tidak jelas apa tujuannya tidur sambil membawa senjata tajam tersebut.
Sementara itu Kepala Lingkungan Samblong I Ketut Sujana mengatakan, sejak lama Sunnah memang berprilaku aneh. Sunnah juga menurut Sujana juga tidak mau bergaul dengan warga lain dan cendrung tertutup sehingga warga selalu mencurigai gelagatnya. Pihaknya juga mendengar isu bahwa yang bersangkutan mempelajari ilmu. Tapi tidak jelas ilmu apa yang dipelajarinya. “ Kami tidak pernah tahu, ilmu apa yang dipelajarinya karena orangnya sangat tertutup dan tidak pernah bergaul,"jelasnya.(Jsp)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1428 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1084 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 928 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 819 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik