Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Fadel Muhammad Tolak Konferensi WTO di Bali
jakarta
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Indonesia sebagai negara agraris dipengaruhi oleh skema liberalisasi perdagangan WTO (World Trade Organization atau Organisasi Perdagangan Dunia).
WTO telah terdistorsi sebagai alat kendali negara-negara maju terutama Amerika Serikat dan Uni Eropa agar negara-negara berkembang tetap dalam kendali pengaruh mereka.
Demikian mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad, Minggu (1/12/2013), terkait akan berlangsungnya Konferensi WTO pada 3-6 Desember 2013 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali.
Menurut dia, penduduk negara berkembang sebagian besar menggantungkan nasibnya di sektor pertanian. Kehidupan mereka akan semakin terancam setelah negaranya meratifikasi liberalisasi pertanian seperti direkomendasikan WTO.
Produk pertanian mereka terusir dari pasar lokal oleh produk pertanian impor. Negara berkembang semakin tergantung pada impor dalam memenuhi pasokan pangan untuk rakyatnya. "Ini menggerus keamanan pangan mereka, tidak terkecuali Indonesia," tandas Fadel.
Dia mengemukakan, AoA (Agreement on Agriculture) adalah masalah utama WTO karena negara maju memang tidak memberikan tawaran baru kepada kelompok negara lain yang lebih kecil seperti G-33 dan G-90.
Indonesia dan Filipina menjadi motor yang menolak proposal negara-negara maju, sehingga terjadi perlawanan terhadap upaya negara maju yang ingin mendomininasi akses pasar dengan tetap melakukan subsidi domestik dan subsidi ekspor.
"Sayangnya kita tidak konsisten. India dan Brazil menolak kebijakan pertanian WTO yang mencelakakan petaninya melalui konferensi tingkat menteri di Cancun 10 tahun yang lalu. Kita justru memperkenalkan program yang absurd MP3EI," kata wakil ketua umum Partai Golkar tersebut. Fadel berharap pemerintah menolak kebijakan WTO. [bbn/inilah.com]
Reporter: -
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang