Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Sisi Lain Hubungan SBY-Anas

Senin, 13 Januari 2014, 22:23 WITA Follow
Beritabali.com

inilah.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Hubungan SBY dan Anas Urbaningrum belakangan berada di titik nadir. Pernyataan keras hingga sindiran di antara kedua tokoh tersebut tak terelakkan kendati ada sisi lain hubungan kedua tokoh ini. Bagaimana hubungan keduanya?

Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie membuka sisi lain hubungan di antara dua tokoh tersebut. Menurut Marzuki, kehadiran Anas di Partai Demokrat pada 2005 diawali hubungan yang baik.

"Pertama kali Anas masuk Partai Demokrat, kita memikirkan Anas, karena baru keluar dari KPU (Komisi Pemilihan Umum), tidak punya kerjaan. Jadi kita carikan Anas kerjaan. Anas diberikan uang saku oleh partai," ujar Marzuki di Gedung DPR, Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Senin (13/1/2014).

Marzuki berkisah, saat Hadi Utomo sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, Anas juga kerap mendapat panggung politik dalam acara internal Partai Demokrat. Marzuki menyebut, Anas benar-benar dibesarkan oleh Partai Demokrat. "Anas menjadi tokoh yang ditampilkan. Saat acara partai Anas selalu ditampilkan, dibesarkan betul oleh Partai Demokrat," urai Marzuki yang juga bekas Sekjen DPP Partai Demokrat ini.

Peserta konvensi calon presiden Partai Demokrat ini mengatakan SBY memiliki rencana tersendiri terhadap masa depan politik Anas Urbaningrum. Meski, kata Marzuki, pihaknya tidak mengetahui mengapa Anas berubah. "Pak SBY punya niat bagus, merencanakan masa depan Anas. SBY percaya betul dengan Anas. Itu ada tahapnnya. Tapi gak tahu bisa berubah seperti sekarang, saya tidak paham," Marzuki keheranan.

Terkait dengan kasus yang melilitnya saat ini, Marzuki meyakini Anas tidak akan bernyanyi seperti Nazaruddin. Hal tersebut disebabkan Anas bukan pemain proyek. "Saya yakin dia (Anas) bukan pemain. Kalau terseret saya yakin iya. Saya yakin dia orang baik," cetus Marzuki.

Sebagaimana dimaklumi, Anas Urbaningrum saat akan ditahan oleh KPK pada Jumat (10/1/2014) menyampaikan terima kasih kepada SBY dan mengatakan penahanan dirinya menjadi kado tahun baru bagi SBY. Pernyataan Anas ini ditafsirkan sebagai bentuk perlawanan Anas terhadap

Sebelumnya, SBY melalui pesan pendek yang dikirimkan kepada sejumlah elit Partai Demokrat mengungkapkan kekecewaan terhadap Anas. SBY mengungkapkan dirinya akan menghadapi Anas atas perilakunya terhadap Partai Demokrat dan dirinya. "Saya malah berpikir setelah tidak jadi Presiden akan saya hadapi secara serius. Atau biar lewat dulu Pileg 2014. Setelah itu akan saya hadapi benar-benar," demikian petikan SMS yang berasal dari SBY pada pertengahan Oktober lalu.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami