Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Karena Jokowi, Internal PDIP Pecah Jadi Dua Faksi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Reaksi Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani yang tidak menganggap Pro Jokowi (Projo) bagian dari internal menjadi bukti adanya faksi-faksi di PDI Perjuangan soal pencapresan 2014. "Kalau menurut saya nampaknya di internal PDIP mencoba menahan diri untuk tidak segera mengambil sikap pencapresan Jokowi," ujar Pengamat Politik dari Universitas Diponegoro (Undip), Hasyim Asy'ari, Jumat (14/2/2014).
Menurutnya, di internal PDI Perjuangan sudah terpecah menjadi dua kelompok. Keduanya sama-sama fokus melihat perkembangan Jokowi sebagai Capres 2014. "Adanya kelompok di PDIP yang melihat dukungan untuk mencapreskan Jokowi ini seperti gerakan arus bawah. Ada yang memilih untuk menahannya," terangnya.
Meski begitu, kedua kelompok ini tetap menunggu keputusan dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Sebab Mega merupakan orang yang berwenang dalam menentukan siapa Capres yang akan diusung nanti.
Hasyim mengatakan, kubu di internal PDI Perjuangan yang menahan Jokowi maju menjadi Capres didasari pertimbangan yang matang. Salah satunya soal serangan politik dari lawan.
"PDIP menyadarai itu, kalau eksploitas terhapa Jokowi terlalu besar nanti akan jadi sasaran tembak, jadi menunggu momen yang pas," tandasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5846 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2566 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2194 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan