Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Ribuan Pelari Ikuti Asia Pasifik Hash di Bali dan NTT
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ribuan pelari akan ikut ambil bagian dalam lomba lari "Asia Pasific Hash 2014" yang akan diselenggarakan di Bali dan Nusa Tenggara Timur pada 9-11 Mei 2014. Lomba lari Asia Pasific Hash 2014 ini akan diikuti oleh sekitar 2.000 pelari dari 11 tuan rumah Indonesia, Australia, Inggris, Brunei, Cina, Belanda, Jerman, India, Jepang, Malaysia, serta Selandia Baru.
Lokasi lomba ini di dua beberapa wilayah di Bali dan di Labuan Bajo NTT. "Penetapan lokasi di Bali dan NTT ini merupakan bagian dari upaya memperkenalkan destinasi wisata olahraga potensial di Indonesia kepada masyarakat dunia,"jelas Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu, di Denpasar (21/4/2014).
Penyelenggaraan kegiatan ini, kata Mari, mendapat dukungan dari Pemerintah Propinsi Bali serta Kabupaten Manggarai Barat, Ende, dan Sikka di NTT.
Diharapkan penyelenggaraan kegiatan ini berdampak positif pada peningkatan pendapatan masyarakat hingga lapisan paling bawah, melalui penyewaan becak, mobil, biaya pijat hingga pembelian sovenir.
Hash merupakan bentuk olahraga kreasi berupa aktivitas jalan dan lari mengikuti petunjuk kertas atau tepung yang disebar dengan jarak tertentu.
Lokasinya mengambil daerah yang masih alami seperti pedesaan, perbukitan, atau daerah pegunungan, khususnya daya tarik wisata. Indonesia sendiri sudah berpengalaman menjadi tuan rumah even yakni Borobudur Hash 2012.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4507 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2323 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1968 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1592 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun