Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Ratusan Pekerja Joger Tidak Mendapat Jaminan Sosial
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ratusan pekerja di perusahaan kaos Joger Kuta Bali belum dilindungi program BPJS Ketenagakerjaan. Padahal program ini mempunyai dasar hukum yakni UU no 24 tahun 2011.
"Joger di Kuta ini sudah tiga kali kita datangi, tapi mereka masih belum mau melindungi ratusan karyawannya dengan program BPJS Ketenagakerjaan. Pemiliknya bilang karyawannya sudah sejahtera, tidak perlu lagi jaminan sosial,"ujar AA Karma Krisnadi, Kabid Pemasaran Formal BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bali I, di Denpasar (20/5/2014).
Di Joger, kata Agung, ada sekitar 300 orang karyawan yang dipekerjakan. Dan semuanya belum didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
"Pemilik Joger bilang hanya tunduk pada UUD 1945 dan tidak mau tunduk kepada UU no 24 tahun 2011 tentang jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan, padahal ini merupakan kewajiban perusahaan dan hak para pekerja,"ujar Agung.
Tanpa bergabung dengan program BPJS Ketenagakerjaan, para pekerja di Pabrik Kata-Kata Joger kehilangan haknya antara lain jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, dan jaminan hari tua.
"Kita akan terus berupaya agar pihak Joger mau membayar perlindungan jaminan sosial kepada ratusan pekerjanya. Ini bisa dikenakan pidana karena ini sudah diatur dalam undang-undang yang disahkan negara,"tegasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1367 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1041 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 886 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 785 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik