Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Pastika : Pilih Presiden dengan Rasional, Bukan Emosional
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika, meminta kepada masyarakat Bali agar memilih presiden dengan rasional, bukan dengan pendekatan emosional.
Hal itu disampaikan Mangku Pastika dalam sambutannya di acara deklarasi dan pengukuhan tim pemenangan Prabowo – Hatta yang digelar di lapangan Bajrasandi Renon, Denpasar, Bali, Jumat (6/6/2014) sore.
Gubernur Pastika menekankan agar masyarakat Bali rasional dalam menentukan pilihan. Jangan dengan pendekatan emosional. Meski pulau Bali kecil, namun nama Bali sangat besar di dunia.
"Saya harapkan seluruh komponen masyarakat Bali agar menggunakan hak pilih yang rasional dan penuh kesadaran agar tidak tersesat selama 5 tahun kedepan. Kita harus menggunakan akal sehat dalam menentukan pemimpin. Pemimpin yang bisa menjaga martabat. Pemimpin yang bisa membangkitkan bangsa Indonesia agar lebih baik," pinta Pastika.
Gubernur Pastika berharap agar masyarakat Bali bisa melaksanakan pemilu dengan sebaik–baiknya dengan kesadaran. Hindari kampanye hitam dan negative.
"Mari kita songsong pesta demokrasi dengan semangat menyamabraya (bersaudara). Walau sekarang berbeda pilihan, setelah pilpres kita tetap bersatu padu menjaga Bali," harapnya.
Sementara Calon wakil presiden, Hatta Rajasa meminta masyarakat luas agar memilih pemimpin yang memiliki visi ke depan. Senada dengan Pastika, Hatta juga meminta masyarakat agar rasional dalam menentukan pilihan pemimpinnya dalam pilpres mendatang. "Masyarakat agar rasional dalam menentukan pemimpinnya. Jangan memilih pemimpin dengan pendekatan emosional," pinta Hatta.
Pemimpin kedepan, kata Hatta harus bisa menciptakan kemandirian bangsa dan sanggup menghadapi tantangan – tantangan Global. Menurut Hatta, dalam membangun kemandirian dilakukan dengan mempercepat pertumbuhan ekonomi dan melindungi tumpah darah Indonesia.
"Kemandirian harus disikapi untuk sanggup menghadapi tantangan – tantangan Global. Karena itu rakyat harus memilih pemimpin yang memiliki visi ke depan," tegasnya.
Hatta juga berpesan agar semua pihak nantinya dapat menerima hasil pilpres. Jangan sampai hasil pilpres dapat mecah belah persatuan.
"Jangan sampai hasil pilpres membuat ada yang terluka, kemudian berujung pada perpecahan di antara sesama," tandasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5481 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3473 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2306 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1104 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan