Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 14 Mei 2026
Tumpek Kandang, Jacky Enjoy Diperciki Air Tirta
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kebun binatang di Singapadu, Gianyar, Bali menggelar upacara Tumpek Kandang Sabtu (10/8/2014). Upacara bertujuan untuk memohon keselamatan dan kesehatan seluruh binatang yang menjadi koleksi kebun binatang.
Upacara Tumpek Kandang yang dipimpin seorang pendeta Hindu ini dipusatkan di area padmasana pura setempat. Dalam upacara ini, beberapa jenis binatang dihadirkan langsung di lokasi upacara, seperti gajah, kuda, trenggiling, dan siamang.
Usai menghaturkan doa-doa upacara Tumpek Kandang dan sesajen upacara, binatang yang ada di area padmasana pura diperciki air tirta atau air suci.
Upacara Tumpak Kandang selanjutnya dilanjutkan dengan melakukan upacara di sekeliling area kebun binatang. Kandang-kandang beberapa macam satwa liar seperti macan, orang utan, hingga singa, diperciki air suci dan didoakan menurut keyakinan agama Hindu, agar sehat dan selamat. Jacky, orang utan yang ada di dalam kandang, tampak enjoy (menikmati) saat diperciki air tirta dan mengamati orang-orang yang melakukan upacara di depan kandangnya.
"Upacara Tumpek Kandang digelar setiap 210 hari sekali, merupakan upacara memuja keagungan Tuhan yang memelihara segala mahluk alam semesta. Tujuannya untuk memohon keselamatan dan kesehatan binatang-binatang yang ada,"ujar Emma, Humas Kebun Binatang Bali.
Kebun binatang Bali di Singapadu Gianyar, kini mengkoleksi sekitar 300 satwa dari 75 species langka dilindungi.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1265 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 980 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 812 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 737 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik