Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 14 Juni 2026
Polisi Jembrana Tangkap Pelaku Perdagangan Manusia
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Setelah menggagalkan upaya perdagangan gadis di bawah umur, jajaran buser reskrim Polres Jembrana berhasil mengamankan seorang pelaku perdagangan manusia lintas propinsi.
Pelaku bernama Fitri, ditangkap petugas Reskrim Polres Jembrana, di tempat kosnya. Tanpa perlawanan, ia kemudian dibawa ke polres Jembrana untuk diperiksa lebih lanjut. Dalam pemeriksaan polisi, pelaku menolak tuduhan disebut menjual dua anak gadis asal Banyuwangi Jawa Timur, ke sebuah kafe remang-remang di pantai Delod Berawah Jembrana Bali.
"Mereka mau ikut saya ke rumah teman, tidak ada saya menjual mereka ke kafe,"elak Fitri saat diperiksa petugas.
Sebelumnya, pelaku Fitri mengajak dua gadis siswi SMP di Banyuwangi ke Bali. Awalnya kedua korban yang masih bawah umur akan diajak ke rumah temannya di Banyuwangi, tapi ternyata kemudian diajak ke Bali untuk dipekerjakan di sebuah kafe remang-remang, di pantai Delodberawah Jembrana Bali.
Orang tua kedua gadis di Banyuwangi kemudian melaporkan hilangnya anak mereka ke pihak berwajib. Dua gadis yang menjadi korban perdagangan manusia ini kemudian berhasil diamankan petugas dari polres Jembrana Bali.
Untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut, pelaku bersama kedua korban diserahkan ke satuan PPA Polres Banyuwangi Jawa Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kabupaten Jembrana Bali, sebelumnya sudah ditetapkan sebagai daerah darurat kejahatan seksual anak oleh Komisi Perlindungan Anak Nasional.
Kondisi ini ditetapkan mengingat tingginya tingkat kejahatan seks terhadap anak bawah umur di wilayah Jembrana, dengan korban anak perempuan yang masih duduk di bangku sekolah SMP ataupun SMA.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli