Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 10 Agustus 2026
Peringati Hari Anti Korupsi, Cok Rat Dialog Dengan Mahasiswa
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Korupsi di Indonesia semakin memprihatinkan dan sudah menjadi budaya. Salah satu upaya memerangi korupsi adalah menggalakkan sosialisasi anti korupsi di kalangan muda, khususnya di kalangan mahasiswa.
Memperingati Hari Anti Korupsi Internasional tanggal 9 Desember, STMIK Primakara bekerja sama dengan LSM Bali Education Watch dan Gerakan Guru dan Dosen Anti Korupsi mengadakan Dialog Interaktif Anti Korupsi bersama anggota DPD RI asal Bali, A.A Ngurah Oka Ratmadi, S.H. Dialog interaktif yang juga dihadiri oleh Ketua STMIK Primakara, I Putu Agus Swastika, M.Kom, Ketua LSM Bali Education Watch Ni Komang Ayu Trisnawati, S.H, para dosen dan mahasiswa STMIK Primakara ini dilaksanakan serangkaian dengan penandatanganan MoU Primakara dengan LSM Bali Education Watch terkait gerakan anti korupsi.
“Acara dialog interaktif dan penandatanganan Mou ini merupakan wujud partisipasi aktif kami dalam upaya menciptakan generasi muda yang anti korupsi”, ungkap Ketua STMIK Primakara, I Putu Agus Swastika, M.Kom.
Dalam dialog interaktif yang dilaksanakan di auditorium kampus STMIK Primakara, Jl. Tukad Badung no.135, Renon, Denpasar ini, A.A Ngurah Oka Ratmadi, S.H yang akrab dipanggil Cok Rat ini menekankan pentingnya pendidikan anti korupsi sejak dini. “Sesuai dengan program revolusi mental dari pemerintah, kita ingin membawa Indonesia menjadi bangsa bermartabat yang bebas korupsi. Hal ini harus dimulai sedini mungkin karena kalangan muda inilah masa depan bangsa kita”, kata Cok Rat, yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Bali.
STMIK Primakara sebagai penyelenggara pun menyatakan komitmennya dalam upaya menciptakan generasi muda anti korupsi. “Kami akan terus berupaya berperan aktif dalam upaya pembentukan karakter mahasiswa kami.
Harapan kami mahasiswa STMIK Primakara mampu menjadi individu-individu yang kreatif, memiliki budi pekerti yang luhur dan berintegritas”, pungkas Agus Swastika.
Reporter: bbn/gus
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4460 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2210 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1561 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1009 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 947 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun